Penumpang Pesawat Sudah Di Angka 13 Ribu Orang

  • Bagikan

DELISERDANG (Waspada) :
Pergerakan penumpang pesawat melalui Kualanamu International Airport (KNIA) mengalami peningkatan kendati hari Natal dan Tahun baru (Nataru) masih lama.
Kondisi ini, ditengarai warga lebih memilih pulang cepat untuk menghindari wacana pemerintah penerapan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 secara nasional.


Asisten Manager (Asmen) Humas PT Angkasa Pura II Persero) Kualanamu Novita Maria Sari, yang dikonfirmasi Waspada,Kamis (2/12) membenarkan hal itu. “Benar pergerakan penumpang awal Desember 2021 di angka 13 ribu perhari datang dan pergi.
Sedangkan November 2021 masih di angka 10-11 ribu perhari datang dan pergi, ” katanya.
Novita Maria Sari akrab disapa Ovi menuturkan ada sedikit naik pergerakan penumpang, namun sifatnya masih fluktuasi dan tidak terlalu signifikan, karena di masa pandemi,”ujarnya.


Selain penumpang, pergerakan pesawat juga mengalami hal yang sama sudah di angka 125 perhari datang dan pergi.
Dari jumlah itu, paling banyak tujuan warga, ke Jakarta sekitar 66 persen, di urutan kedua, Batam sekitar 10 persen. Selanjutnya, Banda Aceh sekitra 5 persen,Gunung Sitoli 5 persen dan lainnya sekitar 9 persen.
Kondisi ini tentu pihaknya terus melakukan peningkatan pengamanan, juga memberikan pelayanan aman,nyaman tentunya juga tetap dengan menerpakan protokol kesehatan (Prokes) ketat.


Pantauan Waspada, sejumlah calon penumpang terlihat antre di pintu masuk pemeriksaan lantai II Kualanamu begitu juga di area counter check- in tiket.Petugas keamanan juga terlihat sesekali memberikan arahan dan bantuan untuk memperlancar antrean di titik pintu masuk.
Informasi lain, pergerakan penumpang yang mulai meningkat membuat maskapai AirAsia yang selama ini stop akibat pandemi kini beroperasi kembali terhitung 1 Desember. (a13/C)

Calon penumpang pesawat tujuan domestik mulai ramai di KNIA. Waspada/Irianto

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *