Pengrajin Ulos Mengeluh Usahanya Sangat Terpengaruh Covid-19
banner 325x300

Pengrajin Ulos Mengeluh Usahanya Sangat Terpengaruh Covid-19

  • Bagikan
Ketua Bhayangakari Daerah Sumut Ny. Risma Martuani Sormin (kanan) mengunjungi pengrajin tenun ulos LPK Anugrah, Jl. Halilintar, Kel. Siopatsuhu, Kec. Siantar Timur, Kota Pematangsiantar dan memotivasi pengrajin ulos yang mengeluh akibat omset turun drastis, karena pandemic Covid-19. Pengrajin Ulos Mengeluh Usahanya Sangat Terpengaruh Covid-19. Waspada-ist
Ketua Bhayangakari Daerah Sumut Ny. Risma Martuani Sormin (kanan) mengunjungi pengrajin tenun ulos LPK Anugrah, Jl. Halilintar, Kel. Siopatsuhu, Kec. Siantar Timur, Kota Pematangsiantar dan memotivasi pengrajin ulos yang mengeluh akibat omset turun drastis, karena pandemic Covid-19. Pengrajin Ulos Mengeluh Usahanya Sangat Terpengaruh Covid-19. Waspada-ist

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Pengrajin tenun ulos mengeluh usahanya sangat terpengaruh akibat pandemi Corona Vorus Disease 2019 (Covid-19), di mana omset penjualan turun drastis akibat minimnya pembeli.

Keluhan itu disampaikan pengrajin tenun ulos LPK Anugrah Winda Panjaitan ketika dikunjungi Ketua Bhayangkari Sumut Ny. Risma Martuani Sormin, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Pematangsiantar Ny. Fifi Boy di Jl. Halilintar, Kelurahan Siopatsuhu, Kec. Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, Kamis (7/1) siang.

Winda menyatakan merasa senang dan berbangga hati, karena dikunjungi rombongan Ketua Bhayangkari Sumut dan pada kesempatan itu menawarkan bermacam-macam jenis ulos kebanggaan suku Batak.

Pada kesempatan itu, Ketua Bhayangkari Daerah Sumut memberikan motivasi agar UMKM terus beraktivitas di tengah pandemi Covid-19. “Terus melakukan inovasi dengan mengembangkan inspirasi dalam motif-motif, sekaligus mengajak para pengrajin kreatif dalam menjadikan produk ulos yang trendi serta disesuaikan dengan perkembangan fashion saat ini”.(a28/B).

 

  • Bagikan