Waspada
Waspada » Pengaspalan Diduga Bermasalah Di Tebingtinggi
Sumut

Pengaspalan Diduga Bermasalah Di Tebingtinggi

Pengaspalan Diduga Bermasalah
Proyek pengaspalan jalan milik Dinas PUPR Kota Tebingtinggi dilakukan saat cuaca hujan dan dilokasi tidak terlihat ada plang pengerjaan proyek pengaspalan(Waspada/Kristian Brahmana)

TEBINGTINGGI (Waspada): Proyek pengaspalan jalan di Jalan KF Tandean, Kel, Bulian Kec Tebingtinggi Kota, Kota Tebingtinggi,diduga bermasalah karena tetap berjalan walaupun kondisi cuaca sedang hujan, Kamis(16/4).

Informasi yang dihimpun Waspada di lokasi, pengaspalan diduga bermasalah yang dilakukan oleh Dinas PUPR dibawah Kabid Binamarga itu berjalan mulai pukul 13.30, dan pada saat itu kondisi cuaca sedang hujan.

Salah seorang pengawas proyek pengaspalan jalan tersebut, Charles, saat dikonfirmasi awak media di lokasi,  dirinya enggan menjawab.

Malah menyuruh wartawan untuk konfirmasi ke kantor saja.

Selanjutnya, ketika ditanya berapa tebal aspal tersebut, ia juga tidak bisa menjawabnya.

Dan terakhir ketika ditanya mana plang proyek aspal tersebut serta berapa nilai pekerjaan aspal tersebut, ia juga tidak dapat menjelaskannya.

Dia kembali menyuruh wartawan untuk ke Kantor Dinas PUPR Kota Tebingtinggi.

Mendengar jawaban dari pengawas proyek tersebut kemudian awak media langsung bergerak ke kantor Dinas PUPR.

Setibanya wartawan di Dinas PUPR untuk menemui Kepala Dinas PUPR Kota Tebingtinggi, Rusmiaty, di bagian informasi mengatakan,” maaf bang, ibuk lagi gak di kantor.

Kemudian menyarankan Waspada untuk menemui Kabid Binamarga, Reza Aldista, di ruangannya”.

Namun ketika didatangi, Reza Aldista, tidak berada di ruangannya.

Salah seorang staff di ruangan Kabid Binamarga saat ditanya wartawan mengatakan Kabid sudah 2 minggu tidak datang.

Saat ingin di konfirmasi melalui telpon seluer juga tidak bisa.

Mendengar jawaban staf tersebut kemudian wartawan mencoba menemui sekertaris Dinas PUPR Kota Tebingtinggi untuk konfirmasi, namun sayang, beliau juga sedang tidak berada di tempat.

Melihat kondisi seperti ini, diminta Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan, dan Setdako Tebingtinggi, M Dimiyati, harus mengevaluasi kinerja seluruh pejabat di Dinas PUPR Kota Tebingtinggi, karena pada saat jam kerja tidak berada di kantor, dan bahkan ada pegawai Dinas PUPR yang sudah 2 minggu tidak masuk kantor.(Ckb)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2