Pengarit Rumput Temukan Potongan Kaki Manusia Di Sungai Bah Bolon Karang Bangun

  • Bagikan

SIMALUNGUN (Waspada): Seorang warga pengarit rumput menemukan potongan kaki manusia mengambang di Sungai Bah Bolon, Huta I Nagori Karang Bangun, Kec. Siantar, Kab. Simalungun, Jumat (27/5) siang. Penemuan potongan kaki manusia itu membuat warga setempat menjadi heboh.

Petugas kepolisian sedang melakukan olah TKP diseputar penemuan potongan kaki manusia di tepi sjngai Bah Bolon Karang Bangun, Jumat (27/5).(Waspada/ist)

Informasi diperoleh menyebutkan, penemuan potongan kaki manusia pertama kali diketahui seorang kengarit rumput bernama Sukis warga setempat. Awalnya Sukis turun ke Sungai Bah Bolon Huta I Nagori Karang Bangun untuk mengarit rumput. Namun saat berada di tepi sungai, dia terkejut melihat ada potongan kaki manusia mengambang di sungai tersebut.

Selanjutnya saksi Sukis memberitahukan penemuannya itu kepada RT bernama Paris dannkeduanya bersama-sama turun ke tepi sungai dan melihat potongan kaki tersebut. 

Lalu Paris memberitahukan penemuan tersebut kepada Gamot atau Kepala Dusun (Kadus) bernama Darmawan dan Gamot tersebut meneruskan laporan kepada Bhabinkamtibmas Nagori Karang Bangun. 

Setelah menerima laporan, pihak Polsek Bangun dipimpin Kapolsek, AKP LS Gultom bersama Kanit Reskrim Ipda Rido Pakpahan dan personil piket turun kelapangan untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengevakuasi potongan kaki manusia itu dari dalam sungai. Tim Inafis Sat Reskrim Polres Simalungun juga diikutsertakan  melakukan olah TKP terkait penemuan kaki manusia sebelah kiri tersebut.

” Saat ini temuan potongan kaki yang ditemukan telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara TK-I Polda Sumut Medan, guna proses daktiloskopi forensik pemeriksaan sinyalemen terhadap temuan tersebut,”ujar Kapolsek.(a27).

Ket.gbr: Potongan kaki manusia sebelah kiri yang ditemukan pengarit rumput mengambang di sungai Bah Bolon Karang Bangun, Jumat (27/5).(Waspada/ist).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.