Waspada
Waspada » Penegakan Hukum Prokes Covid-19 Di Pusat Kota Padangsidimpuan
Kesehatan Sumut

Penegakan Hukum Prokes Covid-19 Di Pusat Kota Padangsidimpuan

Opersi penegakan hukum Prokes Covid-19 digelar di pusat Kota Padangsidimpuan. Warga yang tidak pakai masker disuruh putar balik arah dan dilarang masuk ke pusat kota. Waspada/Ist
Opersi penegakan hukum Prokes Covid-19 digelar di pusat Kota Padangsidimpuan. Warga yang tidak pakai masker disuruh putar balik arah dan dilarang masuk ke pusat kota. Waspada/Ist

P. SIDIMPUAN (Waspada): Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya disiplin penerapan Protokol Kesehatan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, Polri bersama TNI dan Pemko Padangsidimpuan gelar Operasi Yustisi Gabungan di pusat kota, Kamis (20/5) malam.

Dipimpin Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini SIK.MH, operasi penegakan hukum ini melibatkan 77 personel yang terdiri dari 17 personel Polres, 12 Satpol PP, 14 Dinas Perhubungan, 21 personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan 13 dari Kodim 0212/TS.

Operasi Yustisi Gabungan ini digelar berlandaskan Peraturan Wali Kota Padangsidimpuan No.28 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Sebelum operasi digelar, seluruh personel mengikuti apel gabungan yang dihadiri Waka Polres Kompol Syahril M dan Pejabat Utama (PJU) Polres. Kepada personel ditegaskan, sasaran operasi adalah pengguna jalan raya dan warga yang beraktivitas di pusat kota

Kepada waspada.id, Kapolres Padangsidimpuan menyebut Operasi Yustisi Gabungan ini digelar sejak pukul 20:30 sampai dengan 22:30 WIB di pusat kota. Dengan titik operasi di Jalan Sudirman, depan Plaza ATC dan depan Pajak Buah.

“Dalam operasi ini, kita lakukan penindakan secara lisan terhadap pengguna jalan raya yang tidak memakai masker. Kemudian menyuruh putar balik arah, sehingga tidak lagi menuju pusat kota,” kata AKBP Juliani.

Hasil yang diperoleh dari operasi ini, sebut Kapolres Padangsidimpuan, pengemudi dan pengendara menyadari betapa bahayanya Virus Corona. Sehingga sangat penting untuk menerapkan Prokes Pemerintah sebagai upaya pencegahan penularan virus mematikan tersebut.

Hasil lainnya adalah, Operasi Yustisi Gabungan ini mampu mengurangi mobilisasi masyarakat menuju pusat Kota Padangsidimpuan. Sehingga tidak terjadi kerumunan massa di pusat kota.

“Secara keseluruhan, pelaksanaan Operasi Yustisi Gabungan ini berjalan aman baik dan lancar. Kegiatan ini akan kita gelar secara berkesinambungan dan di berbagai titik lokasi,” jelas Kapolres Padangsidimpuan.

PKM

Lebih lanjut Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini mengatakan, Operasi Yustisi Gabungan ini dilanjutkan dengan pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) hanya sampai pukul 23:00.

Hal ini sebagaimana isi Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19, yang menyebut operasional pelaku usaha makanan dan minuman hanya sampai pukul 23:00.

Aturan ini dibuat dengan mempertimbangkan kasus Covid-19 di Kota Padangsidimpuan yang terus meningkat. Sehingga sangat perlu dilakukan upaya pemutusan mata rantai penularan virus mematikan tersebut. (a05)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2