Waspada
Waspada » Pencuri Sawit Di PTPN IV Berangir Ditangkap
Sumut

Pencuri Sawit Di PTPN IV Berangir Ditangkap

TERSANGKA pencurian TBS kelapa sawit inisial WA saat diamankan di kantor pengamanan PTPN IV Perkebunan Berangir. Waspada/Ist
TERSANGKA pencurian TBS kelapa sawit inisial WA saat diamankan di kantor pengamanan PTPN IV Perkebunan Berangir. Waspada/Ist

AEKKANOPAN (Waspada) : Seorang pencuri sawit di PTPN IV Perkebunan Berangir berhasil ditangkap tim pengamanan Kebun Berangir PTPN IV.

Penangkapan dipimpin oleh Korkam beserta BKO dan anggota satpam provider. Dalam penangkapan tersebut, petugas berhasil meringkus pencuri Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Afdeling II blok 05.S, Sabtu (6/6).

Hasil interogasi diketahui pelaku mengaku inisial, 28, warga Pasar Lori Kampung Kidul, Desa Pasang Lela, Kec. Na IX-X Kab. Labura. Sementara teman pelaku inisial PT, 33, berhasil melarikan diri saat akan ditangkap.

“Barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku sekitar 6 TBS kelapa sawit. Seorang pelaku dan barang bukti sudah kita serahkan ke Mapolsek Na IX-X untuk proses hukum”, kata Asisten Personalia Kebun PTPN IV Berangir Wira Pratama Putra pada sejumlah wartawan, Rabu (10/6).

Sambung Wira, pelaku di laporkan dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) nomor : STPL/ 36/VI/2020/SU/LBH/SEK NA IX-X. Managemen PTPN IV Berangir berharap agar pihak kepolisian menjerat tersangka menggunakan Undang-Undang Perkebunan Nomor 39 tahun 2014 dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 4 tahun atau denda paling banyak 4 miliar sesuai pasal 107 KUHPidana.

Manager Perkebunan Berangir RV Lumban Tobing mengharapkan agar pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini sampai penadah, karena diduga kuat pelaku sudah beberapa kali melakukan pencurian TBS.

“Menurut keterangan Widianto, pelaku pernah dilaporkan ke polisi karena melakukan pemukulan pada petugas keamanan di Perkebunan Berangir tahun 2014 silam. Kami mendukung penegak hukum untuk memproses pelaku demi tegaknya supremasi hukum diwilayah perkebunan PTPN IV Kebun Berangir merupakan BUMN”, imbuh Lumban Tobing. (c04/B).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2