Waspada
Waspada » Pencuri Mobil Ditembak Kakinya Saat Diringkus Di Riau
Sumut

Pencuri Mobil Ditembak Kakinya Saat Diringkus Di Riau

Seorang pria, ASPH, 27, (tengah) yang diduga pelaku pencurian satu unit mobil Daihatsu Xenia, diabadikan bersama dua personel Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Kota Pematangsiantar usai perawatan kakinya di RSUD dr. Djasamen Saragih, Minggu (9/5), yang terpaksa ditembak saat ASPH diringkus di Jl. Masjid, Kel. Sebanggar, Kec. Bathin Solapan, Kab. Bengkalis, Prov. Riau pada Sabtu (8/5) pukul 19:30.Waspada-Edoard Sinaga
Seorang pria, ASPH, 27, (tengah) yang diduga pelaku pencurian satu unit mobil Daihatsu Xenia, diabadikan bersama dua personel Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Kota Pematangsiantar usai perawatan kakinya di RSUD dr. Djasamen Saragih, Minggu (9/5), yang terpaksa ditembak saat ASPH diringkus di Jl. Masjid, Kel. Sebanggar, Kec. Bathin Solapan, Kab. Bengkalis, Prov. Riau pada Sabtu (8/5) pukul 19:30.Waspada-Edoard Sinaga

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Seorang pria, ASPH, 27, wiraswasta, warga Bagan Batu Sinembah Blok B Sapta Marga, Provinsi Riau, yang diduga pelaku pencurian satu unit mobil, terpaksa ditembak kakinya saat diringkus Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Kota Pematangsiantar di Riau.

Unit Jatanras Sat Reskrim meringkus ASPH di Jl. Masjid, Kel. Sebanggar, Kec. Bathin Solapan, Kab. Bengkalis, Riau pada Sabtu (8/5) pukul 19:30.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar melalui Kasubbag Humas AKP Rusdi Ahya dan Kasat Reskrim AKP Edi Sukamto, Minggu (9/5) sore menyebutkan ASPH diringkus berdasarkan laporan polisi No. LP/B/280/V/2021/SPKT/Res Pematangsiantar, Sumut atas nama pelapor atau korban Sotman Purba, 57, warga Jl. Rakutta Sembiring, Kel. Nagapita, Kec. Siantar Martoba.

Dalam laporannya, korban menyebutkan satu unit mobil Daihatsu Xenia BK 1485 TZ warna hitam metalik tahun pembuatan 2010 atas nama Verawati Simanjuntak, hilang ketika diparkir di pinggir jalan di depan warung serapan Gomblo, Jl. Sisingamangaraja, Kel. Bane, Kec. Siantar Utara pada Selasa (4/5) pukul 13:30.

Saat itu, setelah memarkirkan mobil, korban bersama saksi Gabe Siahaan, 27, petani, warga Perbevsi, Kel. Gurilla, Kec. Siantar Sitalasari dan Maringan Purba, 58, wiraswasta, warga Jl. Bah Biak, Kel. Sigulanggulang, Kec. Siantar Utara, pergi ke satu tempat di Kampung Tengko, Kab. Simalungun, yang tidak jauh dari rumah saksi Gabe Siahaan, untuk suatu urusan.

Namun, ketika kembali ke lokasi mobil diparkirkan sekitar pukul 14:30, mobil tidak ada lagi. Meski sudah dicari-cari, mobil tetap tidak ditemukan. Akibat kehilangan mobil itu, korban mengalami kerugian mencapai Rp 90 juta dan melaporkannya ke Polres Pematangsiantar.

Pihak Polres yang mendapat laporan dari korban segera melakukan penyelidikan melalui Unit Jatanras Sat Reskrim. Akhirnya, dari  penyelidikan, diketahui ASPH pelaku pencurian mobil itu dan segera dilakukan pengejaran dan akhirnya ditemukan di lokasi ASPH diringkus.

Namun, ketika hendak diringkus, ASPH mencoba melarikan diri, hingga dilakukan tindakan terarah dan terukur dengan ditembak kaki kanan ASPH. Setelah diringkus, ASPH segera dibawa ke Pematangsiantar dan kakinya yang kena tembak, dirawat di RSUD dr. Djasamen Saragih.

Kasat Reskrim menyebutkan ASPH sudah ditahan dan masih dalam proses pemeriksaan dan penyelidikan, meminta keterangan korban dan saksi-saksi serta melengkapi administrasi penyelidikan untuk disampaikan ke JPU.(a28/C).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2