Waspada
Waspada » Pemukiman Warga Di Sekitar Pemkab Sergai Kerap Banjir
Sumut

Pemukiman Warga Di Sekitar Pemkab Sergai Kerap Banjir

Rumah warga yang tergenang banjir di Dusun VIII Desa Firdaus Kec.Sei Rampah di depan kantor Bupati Sergai yang kerap banjir diguyur hujan beberapa jam, Selasa (29/9), kondisi serupa sudah berlangsung belasan tahun. Pemukiman warga di sekitar Pemkab Sergai kerap banjir. Waspada/Ist
Rumah warga yang tergenang banjir di Dusun VIII Desa Firdaus Kec.Sei Rampah di depan kantor Bupati Sergai yang kerap banjir diguyur hujan beberapa jam, Selasa (29/9), kondisi serupa sudah berlangsung belasan tahun. Pemukiman warga di sekitar Pemkab Sergai kerap banjir. Waspada/Ist

SEIRAMPAH (Waspada): Meski hanya beberapa jam di guyur hujan pemukiman warga disekitar komplek kantor Bupati Serdangbedagai (Sergai) di Desa Firdaus, Kec Sei Rampah, Kab. Sergai kerap kebanjiran, bahkan hingga masuk ke dalam rumah seperti yang terjadi, Selasa (29/9).

Kondisi seperti itu ternyata sudah dirasakan warga setempat selama belasan tahun, sejak kantor Pemkab Sergai dan komplek kantor Bupati tersebut berdiri

Keluhan disampaikan salah seorang pemilik warung bermarga Pasaribu, 50, yang berada di depan kantor Bupati Sergai. Dia mengatakan jika hujan deras turun maka warungnya serta jalan dan halaman sudah menjadi langganan banjir, namun kondisi tersebut tanpa solusi berarti hingga dirasakan sejak berdirinya kantor Pemkab Sergai.

Sudah entah berapa kali diberitakan keluh Pasaribu, namun tetap juga kondisi tidak jauh berbeda, pemukiman warga tetap banjir jika hujan, bahkan genangan banjir sampai masuk ke dalam rumah.

Hal senada dikeluhkan, A Situmeang, 54, masih warga seputaran kantor Pemkab Sergai, bahkan rumahnya kebanjiran hingga kedalaman semata kaki di dalam rumah, meski surut setelah beberapa jam, tetapi tetap meresahkan warga.

Kadang lucu juga, lanjut A Situmeang, mereka yang tinggal di areal seputaran perkantoran Bupati Sergai, jika diguyur hujan 4 jam saja langsung kebanjiran dan kondisi ini sudah cukup lama, masyarakat disini sudah kerap mengeluh, namun tidak kunjung ada solusi.

Terpisah Kepala Dinas PUPR Sergai Johan Sinaga yang dikonfirmasi melalui selulernya mengatakan sudah menjadwalkan gotong royong di lokasi banjir.

Diakui Johan, di lokasi banjir dibutuhkan saluran pembuangan (parit) yang lebih lebar, namun kendalanya saluran pembuangan itu merupakan wewenang Balai Wilayah Peningkatan Pemeliharaan Jalan Nasional.

Menurut Johan, pihaknya terusnya berupaya melaporkan kondisi areal Pemkab Sergai yang kerap banjir jika hujan turun ke Balai Wilayah Peningkatan Pemeliharaan Jalan Nasional, namun sebagai upaya antisipasi sudah jadwalkan gotong royong.

Pantauan Waspada.id puluhan rumah warga di Dusun VIII dan Dusun XII Desa Firdaus yang berlokasi di sekitar kantor Bupati Sergai kerap kebanjiran jika diguyur hujan beberapa jam, bahkan sebagian halaman rumah dinas Bupati Sergai juga turut tergenang banjir. (a15/B)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2