Waspada
Waspada » Pemko Sidimpuan Periksa Hewan Qurban
Ekonomi Sumut

Pemko Sidimpuan Periksa Hewan Qurban

Tingkat Penjualan Menurun

Kadis Pertanian Kota Padangsidimpuan, Ir. Parhimpunan Siregar (kiri) periksa ternak sapi di Desa Labuhan Labo, Padangsidimpuan Tenggara, Senin (19/7). Waspada/ist.
Kadis Pertanian Kota Padangsidimpuan, Ir. Parhimpunan Siregar (kiri) periksa ternak sapi di Desa Labuhan Labo, Padangsidimpuan Tenggara, Senin (19/7). Waspada/ist.

 

P. SIDIMPUAN (Waspada) : Jelang Hari Raya Idul Adha 1442 H, Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan melalui Dinas Pertanian periksa hewan qurban milik peternak, Senin (19/7).

Pemeriksaan kelayakan untuk disembelih terhadap lembu dan kambing sebagai hewan qurban merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Pemko Padangsidimpuan jelang Hari Raya Idul Adha.

Plt. Kepala Seksi UPTD IB dan RPH Dinas Pertanian Kota Padangsidimpuan, Nelli Suyanti mengatakan, dalam pemeriksaan hewan qurban di berbagai lokasi bertujuan untuk memastikan hewan qurban dalam kondisi sehat dan layak untuk disembelih.

“Setelah kami lakukan pemeriksaan terhadap hewan qurban, hasilnya, sapi maupun kambing yang akan diqurbankan tidak ada yang cacat dan layak untuk diqurbankan besok,” tuturnya.

Sapi atau kerbau yang dijadikan qurban lanjut Nelli Suryani, harus berumur lebih dari 2 tahun dan dilihat dengan tumbuhnya dua pasang gigi tetap serta harus sehat dan tidak cacat, sedangkan kambing atau domba yang bisa diqurbankan harus berumur lebih dari satu tahun ditandai dengan tumbuhnya sepasang gigi tetap serta harus sehat dan tidak cacat.

Tingkat Penjualan Menurun

Pemilik ternak sapi dan kambing di Desa Labuhan labo, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Basiran mengatakan jika dibandingkan dengan tahun 2020, tingkat penjualan sapi dan kambing jelang Hari Raya Idul Adha 1442 H/2021 M menurun drastis.

‘Tahun ini hanya 42 ekor sapi dan 18 ekor kambing yang sudah dipesan atau atau terjual. Sedangkan tahun lalu, sapi yang terjual sebanyak 92 ekor dan kambing 40 ekor, penurunannya sangat signifikan,” jelas Basiran.

Menurutnya, menurunnya tingkat penjualan sapi dan kambing jelang Hari Raya Idul Adha 1442 H akibat melemahnya ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.(a39).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2