Pemko Pematangsiantar Dan BNN Bentuk Penggiat Anti Narkoba - Waspada

Pemko Pematangsiantar Dan BNN Bentuk Penggiat Anti Narkoba

  • Bagikan

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Pemko dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pematangsiantar membentuk Penggiat Anti Narkoba (PAN).

Rapat kerja teknis pembentukan PAN sekaligus bimbingan teknis (Bimtek) PAN di lingkungan Pemko, dilaksanakan di Marihat Room Sapadia Hotel.

Rapat kerja dibuka Wakil Wali Kota Togar Sitorus bersama Kepala BNN Tuangkus Harianja. Rapat kerja dilaksanakan selama dua hari pada Rabu-Kamis (12-13/8), yang diikuti 20 PAN dari instansi Pemko.

Togar menyebutkan pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba merupakan tanggung jawab bersama. “Ya, pencegahan ini bukan hanya tanggung jawab BNN maupun kepolisian lagi.

Seluruh elemen masyarakat harus punya andil dan bertanggungjawab dalam melakukan pencegahan peredaran narkoba melalui berbagai pendekatan.

Di antara pendekatan hukum, pendekatan kesehatan dan pendekatan sosial untuk memberdayakan masyarakat. Semua itu merupakan langkah-langkah untuk menanggulangi peredaran narkoba.”

“Diharapkan, semua pihak untuk saling bersinergi dalam pencegahan narkoba. Sebab, merupakan hal penting dalam melindungi generasi muda bangsa Indonesia dan masyarakat secara keseluruhan agar terbebas dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” harap Togar.

Selain itu, menurut Togar, semua pihak juga berharap masyarakat Pematangsiantar terbebas dari narkoba, hingga tujuan kota yang semakin mantap, maju dan jaya dapat terwujud.

“Penyalahgunaan narkoba tentu saja menimbulkan berbagai kerugian dan kerusakan bagi negara, mulai dari penurunan kualitas kesehatan masyarakat, kualitas sumber daya manusia, hingga kerugian ekonomi. Program Pencegahan dan Pemberantasan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), tidak akan pernah berhasil tanpa keterlibatan seluruh komponen masyarakat, termasuk di lingkungan instansi pemerintah,” tegas Togar.

Togar mewakili Pemko, menyatakan mengapresiasi upaya BNN melalui rapat kerja teknis pembentukan PAN, sekaligus Bimtek untuk menanggulangi P4GN.

“Harapannya nanti, peserta dapat mengimplementasikan di lingkungan kerja masing–masing.”

Sementara, Tuangkus menjelskan Bimtek PAN di lingkungan Pemko sebagai upaya pencegahan bahaya dan peredaran narkoba di lingkungan instansi.

“Melalui Bimtek ini, kita inginkan langkah konkrit dalam upaya pencegahan bahaya narkoba di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing–masing untuk mewujudkan Pematangsiantar bebas dari narkoba serta menggalakkan hidup 100 persen sadar, sehat produktif dan bahagia tanpa narkoba.”

Tuangkus menambahkan, tujuan kegiatan itu untuk mengoptimalkan peran pemerintah dalam P4GN.

“Lewat Bimtek pengembangan kapasitas di lingkungan pemerintah, diharapkan mampu membangun sistem di lingkungan pemerintahan agar diseluruh OPD bisa berperan aktif melakukan P4GN.”(a28/B).

 

  • Bagikan