Waspada
Waspada » Pemko Padangsidimpuan All Out Lawan Corona
Sumut

Pemko Padangsidimpuan All Out Lawan Corona

Wali Kota Sidimpuan berbincang dengan warga yang baru tiba dari Jakarta dan melaporkan diri sendiri ke Posko Gugus Tugas PP Covid-19. Waspada/Sukri Falah Harahap
Wali Kota Sidimpuan berbincang dengan warga yang baru tiba dari Jakarta dan melaporkan diri sendiri ke Posko Gugus Tugas PP Covid-19. Waspada/Sukri Falah Harahap

P. SIDIMPUAN (Waspada): Pemerintah Kota Padangsidimpuan mengerahkan segala kemampuan (all out) untuk melawan Corana Virus Desease 2019 (Covid-19), sehingga tidak sampai menulari penduduk kota itu.

“Padangsidimpuam harus bebas Corona. Masyarakat kita harus diselamatkan. Segala kemampuan kita kerahkan,” tegas Wali Kota Irsan Efendi Nasution, Jumat (27/3).

Pemko Padangsidimpuan, katanya, bersama TNI, Polri, dan berbagai stake holder lainnya sejak awal sudah berbuat semaksimal mungkin untuk mencegah virus Corona masuk ke kota itu.

Irsan yang juga Pengarah Gugus Tugas PP Covid-19 menegaskan, sampai sekarang belum satupun orang yang positif terpapar virus Corona di Padangsidimpuan.

“Mari sama-sama kita jaga dan mendoakan, agar virus yang menjadi ancaman besar bagi seluruh penduduk bumi ini tidak pernah hadir di kota yang kita cintai,” pintanya.

Wali Kota Padangsidimpuan menyadari adanya pandangan miring dan bahkan cemoohan dari segelintir oknum dan kelompok terhadap apa yang mereka lakukan. Tetapi ini tidak akan melemahkan atau menyurutkan semangat untuk mencegah virus Corona masuk ke Sidimpuan.

“Gerakan pencegahan yang kita lakukan memang terkesan didorong oleh rasa takut yang maha dahsyat terhadap Corona. Tetapi ini demi menyelamatkan seluruh masyarakat dari paparan virus yang mematikan,” jelas Irsan

Adapun perkembangannya pada saat ini, 541 Pelaku Perjalanan masih menjalani proses observasi di enam kecamatan. Kemudian 16 orang yang berkunjung ke Sidimpuan sudah kembali ke daerah tinggal mereka di Jakarta, dan satu orang dinyatakan aman setelah diobservasi.

Belum ada yang ditetapkan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) ataupun Pasien Dalam Pemantauan (PDP). Artinya, status 558 orang yang sedang dan sudah menjalani observasi itu adalah Pelaku Perjalanan

“Alhamdulillah, kesadaran masyarakat Pelaku Perjalanan melaporkan diri ke Posko Gugus Tugas cukup tinggi. Hal ini juga didorong peran aktif perangkat daerah hingga tingkat lingkungan dan dusun,” ujarnya. (a27)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2