Waspada
Waspada » Pemko Binjai Ambil Alih Operasional BKM Agung
Sumut

Pemko Binjai Ambil Alih Operasional BKM Agung

HM Yusuf menyerahkan daftar inventaris BKM Agung kepada Kabag Kesra Pemko Binjai. (Waspada/ Riswan Rika)

BINJAI (Waspada): Wali Kota Binjai melalui surat tugas No.800-3051 tertanggal 7 April 2020 mengambil alih operasional Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Agung. Wali Kota HM Idaham menunjuk Kabag Kesra Setdako Binjai Fajar Muflikh Lubis sebagai Pelaksana Harian BKM Agung Kota Binjai.

Kabag Kesra selaku pelaksana harian ditugaskan melaksanakan semua operasional BKM Agung sampai terbentuknya BKM Agung definitif periode 2020-2025. Mengkordinir semua kegiatan operasional BKM Agung, melaksanakan tugas yang menyangkut keperluan operasional dan melaporkan semua kegiatan BKM Agung kepada Wali Kota Binjai serta mempersiapkan penyusunan kepengurusan BKM Agung priode 2020-2025.

Plt Ketua umum BKM Agung Fajar Muflikh Lubis, Sabtu( 11/4), di Masjid Agung,Jalan Olahraga Binjai,mengundang pengurus BKM Agung dalam rapat dengan acara pembahasan kepengurusan. Ketua BKM Agung HM Yusuf mengemukakan, masa pengurus yang sudah usai,sebenarnya sudah dilakukan rapat pleno BKM akhir Maret 2020 dan sudah menyusun kepengurusan untuk priode 2020-2025. Hasil rapat itu sudah dikirimkan kepada Wali Kota Binjai.

” Saya tidak mengetahui apakah surat laporan rapat BKM Agung sudah dibaca Wali Kota Binjai, tetapi lahirnya  surat tugas Wali Kota menugaskan kabag Kesra Setdako Binjai ditunjuk sebagai pelaksana BKM suatu hal yang tidak pernah terjadi, namun Saya tetap berpikir positip,” ujarnya.

HM Yusuf minta rapat ini membentuk ketua,sekertaris dan bendahara guna dapat menyelesaikan anggaran Rp. 200 juta di Pemko Binjai yang digunakan pembelian sound sistim” Tolong ini didahulukan agar bisa dibayarkan kepada pembuatnya,sebab mereka sudah menagih, hal ini harus ada kepastian.” Tegasnya. Dan HM Yusuf  juga tidak bersedia kembali menjabat ketua umum BKM, Nama Saya jangan di ikutkan,pasti dicoret ,apa yang Saya kerjakan untuk kemajuan Masjid Agung sampai berhasil menjadi ikon kota Binjai merupakan amal,” ujarnya.

Dewan penasehat BKM  Agung ,Mahmuddin Ginting juga menyebutkan, masjid Agung merupakan milik umat, seharusnya Wali Kota Binjai tidak perlu mengambil alih operasional. Pengurus lain Suherman menegaskan Pemko Binjai jangan menginterpensi kepengurusan BKM Agung” Aset masjid Agung Binjai merupakan milik umat yang pembangunan memerlukan perjuangan umat,tidak saja di kota Binjai bahkan banyak bantuan ummat islam luar kota Binjai,” jelasnya.

Plt Ketua umum Fajar Lubis  akhirnya menerima  saran peserta rapat agar semua harus dilaporkan kepada Wali Kota Binjai dan rapat mensetujui pembentukan tim terdiri dari Ketua Fajar Muflikh Lubis.  Sekertaris Ustad Ahmad Nasir dan Bendahara Hanafiah Musa . (a.04)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2