Waspada
Waspada » Pemkab Deliserdang Ambil Kebijakan Segera Salurkan Sembako Gratis
Headlines Sumut

Pemkab Deliserdang Ambil Kebijakan Segera Salurkan Sembako Gratis

Bupati Deliserdang H. Ashari Tambunan didampingi  Wakil Bupati Deliserdang HM. Ali Yusuf Siregar, Ketua DPRD Deliserdang Zakky Sahri, Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Yemi Mandagi, Dandim 0204/DS Letkol Kav Syamsul Arifin dan lainnya pada saat rapat. Waspada/Edward Limbong
Bupati Deliserdang H. Ashari Tambunan didampingi  Wakil Bupati Deliserdang HM. Ali Yusuf Siregar, Ketua DPRD Deliserdang Zakky Sahri, Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Yemi Mandagi, Dandim 0204/DS Letkol Kav Syamsul Arifin dan lainnya pada saat rapat. Waspada/Edward Limbong

DELISERDANG (Waspada): Belum tampaknya meredah Virus Corona atau Covid 19, dengan jumlah positif 2 orang, Pasien Dalam Pemantauan (PDP) 2 orang, Orang Dalam Pantauan (ODP) 73 orang, ODP Orang Tanpa Gejala (OTG) 986 orang di Kabupaten Deliserdang.

Maka Pemerintah Kabupaten Deliserdang mengambil kebijakan dengan akan menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak pembatasan aktivitas saat pendemi virus corona atau Covid-19 berupa sembako gratis.

Hal itu terungkap usai Bupati Deliserdang H. Ashari Tambunan didampingi Wakil Bupati Deliserdang HM. Ali Yusuf Siregar melakukan pertemuan terbatas bersama Ketua DPRD Deliserdang Zakky Sahri, Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Yemi Mandagi, Dandim 0204/DS Letkol Kav Syamsul Arifin, para Wakil Ketua DPRD Deliserdang dan masing-masing pimpinan fraksi DPRD Deliserdang, di aula Kantor Bupati Deliserdang, Kamis (2/4).

“Pemerintah Kabupaten berinisiatif untuk mengundang unsur pimpinan dewan dan pimpinan fraksi yang ada di DPRD Deliserdang untuk menyampaikan situasi terkini menyangkut upaya-upaya penanggulangan keberadaan virus Covid 19. Dan sekaligus tentu saja meminta masukan dari para pimpinan DPRD dan pimpinan fraksi tentang semua hal yang dianggap perlu untuk penanggulangan masalah ini,” kata Bupati Deliserdang Ashari Tambunan.

Dijelaskan Ashari bahwasanya, fokus Pemerintah kabupaten Deliserdang dalam Covid 19 ini adalah dibagi menjadi lima pokok perhatian. Pertama sebut Ashari, bagaimana yang sakit dapat sembuh. Kedua bagaimana mata rantai penyebaran virus bisa ditiadakan setidak tidaknya di minimalisir.

Kemudian ketiga lanjut Ashari, bagaimana masyarakat tetap tenang, situasi di Deliserdang tetap kondusif, keempat bagaimana agar kelompok masyarakat yang berdampak langsung terhadap Covid 19 ini bisa dibantu yaitu mereka yang secara langsung memperoleh dampak berupa penurunan pendapatan yang berdampak dalam daya beli mereka.

Dan kelima katanya, bagaimana Pemerintah Kabupaten Deliserdang dapat membantu pihak pihak yang berdampak pelemahan ekonomi secara makro.

Pemberian Sembako

“Untuk fokus nomor empat yaitu antisipasi kepada masyarakat yang berdampak langsung berupa penurunan daya belik kehilangan pendapatan itu sedang dirumuskan akan di upayakan sejalan dengan arahan pemerintah pusat. Ini perlu kajian yang sangat terperinci detail supaya tidak salah sasaran. Bentuknya bisa saja pemberian sembako,”ungkap Ashari.

Sementara itu, Ketua DPRD Deliserdang Zakky Sahri mengakui, mendukung langkah yang dilakukan Pemkab Deliserdang dimana dalam dana tanggap darurat bencana non alam bagi pencegahan dan penanggulangan virus Corona (Covid-19) Rp 46,5 miliar ada sasarannya untuk pemberian sembako gratis kepada masyarakat di Kabupaten Deliserdang yang terdampak Covid 19.

Dia menyebutkan, memang langkah social distancing menjadi salah satu pilihan pencegahan virus Corona. Seluruh masyarakat diminta untuk berdiam diri di rumah selama beberapa minggu agar memutuskan penyebaran Virus Corona tersebut.

“Karenanya saya nyakin yang paling berdampak adalah masyarakat kelas menengah ke bawah. Pemberian sembako gratis yang akan direalisasikan Pemkab Deliserdang bagi yang berdampak langsung, kita perlu beri apresiasi, kepada Bapak Bupati Deliserdang,” sebutnya.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Deliserdang dr Ade Budi Krista menyebutkan, untuk update data Covid 19 di Kabupaten Deliserdang untuk Orang Dalam Pantauan (ODP) atau Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 986 orang, ODP (ada gejala) 73 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 2 orang masing-masing dirawat di Rumah Sakit GL Tobing dan Rumah Sakit Sembiring, sementara suspect positif 2 orang dirawat di Rumah Sakit Adam Malik.

“Dan sudah selesai ODP 43 orang, ini data 1 April 2020 sampai pukul 18:00 WIB untuk data hari ini 2 April 2020 kita tunggu pukul 18:00 WIB nanti,” tuturnya. (cel/a06)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2