Waspada
Waspada » Pemkab Dairi Beri Penjelasan Terkait Isu Virus Corona
Sumut

Pemkab Dairi Beri Penjelasan Terkait Isu Virus Corona

SETDA Dairi Leonardus Sihotang didampingi Plt Dinas Kesehatan Jonni Hutasoit memberikan keterangan kepada Wartawan terkait riwayat Kesehatan TKI dan TKA di Perusahaan Dairi Prima Mineral.Waspada/Kartolo Munte/B.

SIDIKALANG (Waspada):Pemerintah Kabupaten Dairi terus memantau pekerja di Perusahaan Dairi Prima Mineral(DPM) yang berlokasi di Paronggil Kecamatan Silimapunggapungga Kabupaten Dairi terkhusus Tenaga Kerja Asing(TKA) asal Tiongkok China.

Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu diwakili Setda Leonardus Sihotang didampingi Plt Kadis Kesehatan Jonni Hutasoit dan sejumlah Dokter dari Puskesmas bersama Humas DPM Holy  Nurachman  di Kantor Dairi Prima Mineral  di Kelurahan Sidiangkat Sidikalang Kamis(6/2).

Diterangkan Setda,menyikapai merebaknya virus corona dimana keberadaan Dairi prima mineral(DPM) sebagai salah satu badan usaha yang merupakan kerja sama  antara Indonesia dan Cina yang berlokasi dikabupaten dairi,oleh Bupati Dairi melakukan rapat terbatas dengan seluruh aparatur dinas kesehatan,kepala puskesmas dan Para Camat untuk mengambil langkah langkah antisipasi terkait virus corona.

Dengan melakukan surveilence ke titk lokasi yang menjadi tempat tinggal para TKA  dan mengidentifikasi terhadap TKI dan TKA yang ada di Perusahaan Dairi Prima Mineral.

Berdasarkan data yang dioeroleh dari Kantor Badan Penanaman Modal Perijinan terpadu satu pintu setidaknya Tenaga kerja asing ada berjumlah 73 orang dengan rincian di PT Focon  sebanyak 21 orang di PT MCC 25 orang dan PT DPM sebanyak 27 orang.

Diterangkan Leonardus Sihotang,dari hasil pemeriksaan klinis dan kunjungan luar negeri pada TKA dan TKI diperoleh informasi tidak ditemukan suspek Corona Virus(ncov).

Pemerintah Kabupaten Dairi menghimbau kepada masyarakat agar tidak terlalu panik  atas issu virus corona di dairi sebab pihak Dinas Kesehatan terus memantau dan menyarankan kepada masyarakat agar memeriksakan diri ke fasilitas Kesehatan terdekat bila mengalami deman,batuk dan gangguan pernafasan serta memiliki riwayat perjalanan dengan negara terjangkit virus corona dalam waktu 14 hari sebelum timbul gejala.(ckm/B).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2