Pemilik 74 Paket Sabu Diamankan BNNK Karo - Waspada

Pemilik 74 Paket Sabu Diamankan BNNK Karo

  • Bagikan
SM diduga pengedar sabu berikut barang buktinya saat berada di kantor BNNK Karo. Waspada/Ist
SM diduga pengedar sabu berikut barang buktinya saat berada di kantor BNNK Karo. Waspada/Ist

 

TANAH KARO (Waspada): Seorang pria diduga pengedar narkotika jenis sabu, berhasil diamankan personel Seksi Pemberantasan BNNK Karo, Jumat (30/7) sekira pukul 10.30 Wib, di Jln. Sukaraja Munte seputaran Simpang Empat Kel. Padang Mas, Kec. Kabanjahe. Selain pelaku puluhan paket sabu siap edar dan uang hasil penjualan sabu turut diamankan ke kantor Jln. Pahlawan Kabanjahe.

“Identitas pelaku diduga bandar sabu ini, sehari sebelum diamankan sudah kita lakukan pengintaian di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP),” kata Kepala Seksi Pemberantasan BNNK Karo, Kompol Robinson Ginting SH kepada Waspada.id, di Kabanjahe.

Dijelaskan Robinson, pelaku berinisial SM, 25 penduduk Jln. Irian, Gg. Arih Ersada, Kel.Padang Mas Kec. Kabanjahe. Selain pelaku 74 paket sabu siap edar seberat 17,86 gram, uang hasil penjualan sabu Rp490 ribu dan satu unit handpone berisi percakapan transaksi sabu.

Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat sekitar yang mengaku, sudah sangat resah dengan kegiatan pelaku selama ini mengedarkan narkoba sabu dengan warga sekitar. Bila tidak segera dilaporkan, warga khawatir para suami, anak dan sanak saudara mereka menjadi korban perbuatan yang dijalankan pelaku.

Di hadapan petugas, pelaku memperoleh narkoba sabu ini dari seseorang yang identitasnya sudah di peroleh petugas dan kini masih dalam pengejaran. Pelaku menjalankan bisnis haramnya sudah empat bulan dan karena pelaku sudah kecanduan sabu, pelaku nekat menjadi bandar demi meraup untung dan bisa setiap saat memakai sabu.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan pelaku dan sejumlah barang buktinya yang secara sengaja menguasai dan mengedarkan sabu, kini sudah kita amankan ke kantor BNNK Karo.

Perbuatan pelaku terbukti melanggar Pasal 112 dan 114 UU Narkotika No 35 Tahun 2009, dengan ancaman minimal 5 Tahun kurungan penjara, jelas Kompol Robinson Ginting.(c02).

 

  • Bagikan