Waspada
Waspada » Pemerintah Tidak Melarang Sholat Tarawih Berjamaah Di Mesjid Selama Ramadhan.
Sumut

Pemerintah Tidak Melarang Sholat Tarawih Berjamaah Di Mesjid Selama Ramadhan.

 

TAPSEL (Waspada): -Bupati Tapsel Dolly Pasaribu mengatakan pemerintah tidak melarang warga melaksanakan Sholat Tarawih berjamaah dan tadarusan atau mengaji Al Quran di Mesjid selama Ramadhan, namun harus tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

“Selama Ramadhan memang dibolehkan Sholat Tarawih dan Witir berjamaah serta tadarusan di Mesjid tapi dengan penerapan prokes,” ujar Bupati pada peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1442 H dan pengajian akbar BKMT di Desa Sigumuru, Kec. Angkola Barat, Rabu (7/4).

Dikatakan, penerapan prokes dalam Sholat Tarawih berjamaah tersebut sesuai surat Himbauan MUI Sumut berkenaan dengan pelaksanaan ibadah bulan Ramadhan tahun 1442 H/2021 M di wilayah Provinsi Sumut tanggal 1 Sya’ban 1442 H/15 Maret 2021 M.

Kemudian instruksi bersama Bupati Tapsel No 451.13/2239/2021, Kapolres Tapsel No B/548/IV/2021, Dandim 0212/Tapsel No B/270/IV/2021, Kajari Tapsel No B-433/L.2.35/Cp.1/4/2021 dan MUI Tapsel No 26/Dp-K.06.II/SR/IV/2021.

Bupati menghimbau utamanya kepada para camat, lurah, kepala desa serta seluruh elemen masyarakat agar aktif mengawasi dan melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 saat pelaksanaan ibadah pada bulan suci Ramadhan.

“Upayakan jemaah yang hadir mematuhi protokol kesehatan, tetap menerapkan 3M bahkan 5 M dalam Protokol Kesehatan,” imbau Dolly.

Adapun 5 M dalam prokes tersebut, ujar Bupati, Memakai Masker dengan baik dan benar, Mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir dan hal ini bisa diatasi dengan Wudhu. Menjaga jarak mengatur Shaf dengan baik, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi.

Menurut, hal tersebut dilaksanakan karena Pandemi Covid-19 di Tapsel atau Indonesia, bahkan di dunia hingga kini masih belum berakhir, namun Pemkab Tapsel berupaya, Covid-19 yang sudah semakin kecil di Tapsel, tidak lagi menjadi makin marak atau menyebar.

Namun semua upaya tersebut tidak akan tercipta jika tidak didukung dari seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, sangat tidak elok bila terus-terus diingatkan. Operasi yustisi hanya sekedar mengingatkan, seharusnya masyarakat sudah sadar akan bahaya Covid-19 sehingga dengan sukarela mematuhi Prokes.

 

Dalam kesempatan itu dan dalam rangka menyambut Ramadhan, Dolly atas nama pribadi maupun Pemkab meminta maaf kepada warga Tapsel bila ada yang tidak berkenan selama dirinya melakukan kampanye pencalonan DPRD atau Bupati maupun sesudah menjabat sebagai Bupati.

Hadir dalam acara itu, Anggota DPRD Tapsel Armeini Batubara, Plt. Kabag Kesra Cos Riady Siregar, Camat Angkola Barat Maruhum Hot Taufik dan seluruh jamaah pengajian BKMT. (a31)

Keterangan Gambar:
Bupati Tapsel Dolly Pasaribu saat menyampaikan sambutan dalam acara peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1442 H dan pengajian akbar BKMT di Desa Sigumuru, Kec. Angkola Barat.(Waspada/Ist)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2