Waspada
Waspada » Pembersihan Lahar Dingin G. Api Sinabung Masih Berlangsung
Sumut

Pembersihan Lahar Dingin G. Api Sinabung Masih Berlangsung

ALAT berat dari Dinas PU bersama TNI/Polri, BPBD Karo dan warga berjibaku melakukan pembersihan tumpukan material di badan jalan

TANAH KARO (Waspada): Tumpukan material batu dan batangan kayu dari hulu puncak Gunung Api Sinabung, yang terbawa lumpur lahar dingin dan sempat menutup akses jalan di tiga kecamatan.

Sejak semalam hingga kini terus dilakukan pembersihan menggunakan alat berat pihak Dinas PU, BPBD Karo bersama TNI/Polri dan warga, Minggu(23/8).

Langkah ini dilakukan, agar jalur yang menghubungkan Kecamatan Payung, Tiga Nderket dan Kutabuluh bagi warga yang melintas bisa normal kembali.

Selain itu warga yang akan menjual hasil pertanian ke Kabanjahe dan Berastagi, juga bisa seperti biasa kembali.

Namun tiga lokasi yang menjadi titik rawan ketika lahar dingin datang, diantaranya Titi Lau Borus, Lua Bekerah dan titi di Desa. Sukatendel.

Warga dihimbau tidak melakukan aktifitas di sepanjang bantaran aliran sungai itu.

Keterangan ini di jelaskan Plt BPBD Karo Natanail Perangin angin didampingi Kadis PU Edward Pontianus Sinulingga kepada Waspada melalui celulernya.

“Setelah seharian lumpur lahar dingin memenuhi badan jalan penghubung di tiga kecamatan itu, kita langsung mengerahkan dua unit alat berat ke lokasi yang terdampak,” tambah Natanail.

Dijelaskan Natanail, luncuran lahar dingin yang membawa material bebatuan dan batangan kayu dari hulu puncak Gunung Api Sinabung, itu terjadi selama dua kali pada pukul 11.10 dan 14.15 Wib.

Dimana saat peristiwa itu terjadi, intensitas hujan di puncak gunung terlihat tinggi hingga menjelang sore. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun warga tetap selalu Waspada ketika berada maupun melintas di titik lokasi rawan terkena aliran lahar dingin, jelasnya.

Kapolsek Payung melalui Kanitreskrim Aiptu Despri Perangin angin yang dikonfirmasi Waspada mengaku, hingga saat ini Polisi/ TNI pihak BPBD Karo, Dinas PU dan warga berjibagu terus melakukan pembersihan material lumpur yang memenuhi badan jalan di atas jembatan Desa.

Sukatendel yang dilintasi lahar dingin semalam. Pembersihan ini dilakukan kembali hari ini sejak pagi hingga selesai hari ini juga, ungkapnya.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung Armen Putra kepada Waspada menjelaskan.

Teracatat, Minggu(23/8) mulai pukul 06.00 sampai pukul 12.00 Wib, terpantau dipuncak Gunung Api Sinabung cuaca cerah dan berawan.

Angin bertiup lemah ke arah timur laut dan selatan. Suhu udara 16-28 °C. Sementara dari visual gunung jelas hingga kabut 0-I.

Asap kawah teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 100-700 m di atas puncak kawah.

Teramati letusan dengan tinggi 1500 m dan warna asap kelabu, semantara awan panas teramati letusan dengan jarak luncur 1000 m mengarah ke timur dan tenggara.

Sedangkan tremor menerus diikuti dengan keluaarnya abu vulkanik. Untuk kegempaan letusan 1 Amplitudo : 25 mm, durasi : 747 detik, dan awan panas letusa 1, Amplitudo : 25 mm, durasi : 747 detik.

Sementara Low Frekuensi terjadi 6, Amplitudo : 2-9 mm, durasi : 8-25 detik danTremor Menerus terekam dengan Amplitudo 0.5-13 mm (dominan 2 mm), jelas Armen.(c02/..)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2