Pembangunan Kota Deli Megapolitan Helvetia Segera Dimulai

  • Bagikan

DELISERDANG (Waspada): Pihak PTPN2 memastikan realisasi proyek pembangunan Kota Deli Megapolitan Helvetia akan segera dimulai setelah pembersihan lahan selesai dilaksanakan di Jalan Karya Ujung, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhandeli, Kabupaten Deliserdang, Kamis (25/11)

Hal itu diungkapkan Kuasa Hukum PTPN2 Sastra SH MKn didampingi Humas Nusa Dua Propertindo (NDP) merupakan anak perusahaan PTPN2 Sutan BS Panjaitan, kepada wartawan Jumat (26/11). Dia mengatakan pembersihan lahan yang menjadi lokasi pembangunan Kota Deli Megapolitan Helvetia telah rampung seiring selesainya pembongkaran empat bangunan rumah yang sebelumnya masih tersisa.

“Pembongkaran terhadap empat rumah ini sudah melalui proses panjang yang memakan waktu hingga satu tahun. PTPN2 sudah menjalin negosiasi berulang kali dan surat peringatan terakhir sudah disampaikan kepada para penghuni,” katanya.

Dijelaskannya, pihak PTPN2 pada Kamis 25 November 2021 telah melakukan pembersihan lahan dengan upaya paksa terhadap para penghuni dari empat rumah yang masih berdiri di atas lahan.

“Upaya ini dilaksanakan dengan terlebih dahulu mengimbau para penghuni untuk mengosongkan sendiri rumahnya, pada sekitar pukul 08.00 WIB. Langkah persuasif ini pun sudah dilakukan beberapa kali,” jelasnya.

“Namun sampai pukul 09.00 WIB, para penghuni tiga dari empat rumah yang menjadi sasaran upaya paksa tidak juga merespon imbauan. Hingga pada pukul 09.00 WIB diputuskan untuk mengosongkan dan membongkar paksa keempat rumah,” tambahnya.

Dalam kebijakan upaya paksa ini PTPN2, sebut Sastra sudah menyiapkan rumah-rumah sewa untuk mereka tempati. PTPN2 pun menanggung biaya sewa rumah-rumah tersebut selama satu tahun sebagai bentuk bantuan.

“Barang-barang yang dikeluarkan dari rumah diangkut dan diantar ke rumah-rumah sewa tersebut tanpa pembebanan biaya kepada para penghuni,” ungkap Sastra.

Sastra juga memastikan bahwa lahan yang berada di Jalan Karya Ujung, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhandeli, Kabupaten Deliserdang itu statusnya lahan HGU aktif PTPN2 dengan nomor sertifikat 111. “Bukan eks HGU yang selalu disebut-sebut pihak-pihak lain itu. Saya pastikan bahwa ini adalah lahan HGU aktif PTPN2 dan ini (rumah yang dibongkar) merupakan rumah dinas PTPN2,” tandasnya. (a16).

Personel satuan pengamanan PTPN2 ikut membantu mengangkat dan menyusun barang sebelum diangkut ke rumah sewa. Waspada/Ist

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *