Waspada
Waspada » Pembangunan Di Batubara Harus Kedepankan Lingkungan
Ekonomi Sumut

Pembangunan Di Batubara Harus Kedepankan Lingkungan

Plt Kepala Lingkungan Hidup Azhar ketika berbincang soal dampak lingkungan dari pembangunan yang sedang berjalan di Batubara. Pembangunan Di Batubara Harus Kedepankan Lingkungan. Waspada/Iwan Has
Plt Kepala Lingkungan Hidup Azhar ketika berbincang soal dampak lingkungan dari pembangunan yang sedang berjalan di Batubara. Pembangunan Di Batubara Harus Kedepankan Lingkungan. Waspada/Iwan Has

LIMAPULUH (Waspada): Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kab Batubara menyambut baik kehadiran investor dalam membangun, namun dilakukan secara tertib dengan mengedepankan regulasi yang digariskan, sehingga tidak menimbulkan dampak kepada masyarakat dari pembangunan yang dilakukan.

“Silahkan investor membangun dan kita tetap mendukung, sejalan dengan pemerintah yang membuka peluang seluas-luasnya, namun peluang itu harus dijalankan secara tertib dengan mengikuti peraturan yang digariskan, sehingga tidak sampai menimbulkan dampak buruk terhadap masyarakat dari pembangunan dilakukan,” tukas Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab Batubara Azhar menjawab wartawan terkait
aktivitas mobil dump truk pengangkut material pembangunan ruas jalan tol Limapuluh – Kisaran yang sedang berjalan, menimbulkan debu berterbangan diduga mengancam gangguan kesehatan di masyarakat, Kamis (4/3)

Menurutnya, peraturan yang harus dijalankan salah satunya terkait dokumen lingkungan yang telah dikuatkan Peraturan Bupati (Perbup) Batubara.

“Ke depan, baik proyek nasional, provinsi, daerah dan lainnya wajib menggunakan dokumen lingkungan dan merupakan persyaratan mutlak yang harus dijalankan,” ujarnya.

Dirinya mengimbau perusahaan maupun investor yang belum melengkapi dokumen lingkungan untuk melakukan pengurusan dan BLH siap membantu.

Hal itu tidak saja di sisi pembangunan infrastruktur jalan, namun pembangunan lain, sejalan dengan Kab Batubara yang dipercayakan Pemerintah Pusat sebagai kawasan industri dengan dibangunnya pelabuhan Global Hub di Kuala Tanjung.

Azhar mengakui kelemahan dalam menegakkan aturan tentang dampak yang dihasilkan oleh pembangunan maupun menindak perusahaan, karena mempertimbangkan berbagai aspek terkait percepatan pembangunan kawasan Batubara.

“Di sini kita bisa apa. Bisa saja sebagian besar, regulasinya telah ada,” ujarnya dan optimis perusahaan yang menangani pembangunan tersebut telah menyiapkan dan menjalankan regulasi yang digariskan dengan baik di daerah dalam melakukan pekerjaan,” pungkasnya.(a18)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2