Waspada
Waspada » Pematangsiantar Alami Deflasi -0,22 Persen Periode Maret 2021
Ekonomi Sumut

Pematangsiantar Alami Deflasi -0,22 Persen Periode Maret 2021

Perkembangan IHK mengakibatkan Kota Pematangsiantar pada periode Maret 2021 mengalami deflasi -0,22 persen (mtm) atau secara tahunan 2,62 persen (yoy), sebut Kepala KPw BI Pematangsiantar Edhi Rahmanto Hidayat. Waspada/Edoard Sinaga
Perkembangan IHK mengakibatkan Kota Pematangsiantar pada periode Maret 2021 mengalami deflasi -0,22 persen (mtm) atau secara tahunan 2,62 persen (yoy), sebut Kepala KPw BI Pematangsiantar Edhi Rahmanto Hidayat. Waspada/Edoard Sinaga

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) umum mengakibatkan Kota Pematangsiantar pada periode Maret 2021 mengalami deflasi -0,22 persen (mtm) atau secara tahunan 2,62 persen (yoy).

“Angka itu lebih tinggi dibandingkan realisasi periode Februari 2021 yang mengalami deflasi -0,44 persen (mtm), namun lebih rendah dibanding historis inflasi Maret selama empat tahun terakhir yang secara rata-rata mengalami deflasi -0,01 persen (mtm),” sebut Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Kota Pematangsiantar Edhi Rahmanto Hidayat secara tertulis, Selasa (6/4).

Menurut Edhi, tekanan deflasi pada periode Maret 2021 itu disebabkan penurunan harga daging ayam ras, ikan dencis, kangkung dan bayam. “Komoditas daging ayam ras turun -11,38 persen (mtm) dengan andil deflasi sebesar -0,11 persen, disusul turunnya harga ikan dencis -7,87 persen (mtm) dengan andil deflasi -0,05 persen.”

“Tekanan deflasi lebih lanjut tertahan. karena meningkatnya harga komoditas ikan asin teri, bawang merah dan sawit hijau. Harga ikan teri naik 6,44 persen (mtm) dengan andil sebesar 0,07 persen, disusul peningkatan harga bawang merah 9,76 persen (mtm) dengan andil inflasi 0,07 persen (mtm) dan peningkatan harga sawi hijau 26,67 persen (mtm) dengan andil inflasi 0,05 persen (mtm). Selain komoditas itu, komoditas lain yang mengalami inflasi di Maret 2021 yakni jeruk, laptop/notebook dan tomat,” sebut Edhi.

Dalam upaya mengendalikan inflasi, lanjut Edhi, beberapa program kerja yang telah dilakukan selama Maret 2021 oleh TPID Pematangsiantar terdiri pelaksanaan capacity building untuk anggota TPID, pelaksanaan monitoring dan pemantauan ketersediaan bahan pokok di distributor dan gudang Bulog, pelaksanaan monitoring harga harian melalui PIHPS maupun harga Disperindag.(a28/B).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2