Pemanfaatan Ikan Nila Sebagai Pengontrol Nyamuk Penyebab Malaria Di Desa Sei Silau Timur Asahan - Waspada

Pemanfaatan Ikan Nila Sebagai Pengontrol Nyamuk Penyebab Malaria Di Desa Sei Silau Timur Asahan

  • Bagikan
PELAKSANA Pengabdian Masyarakat, Narasumber dengan Kelompok Pembudidaya Ikan Mekar Jaya berfoto Bersama saat Pengabdian Masyarakat USU di Desa Sei Silau Timur, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan.
PELAKSANA Pengabdian Masyarakat, Narasumber dengan Kelompok Pembudidaya Ikan Mekar Jaya berfoto Bersama saat Pengabdian Masyarakat USU di Desa Sei Silau Timur, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan.

MEDAN (Waspada): Malaria merupakan penyakit serius dan fatal yang ditularkan oleh nyamuk dan jika tidak segera diobati maka penderita akan mengalami komplikasi yang parah dan dapat menyebabkan kematian. Angka kematian malaria di dunia pada tahun 2013 masih mencapai 47% dan 78% diantaranya ialah anak yang berumur dibawah 5 tahun.

Angka SPR Provinsi Sumatera Utara sejak tahun 2010 sampai dengan tahun 2016 masih cenderung meningkat pada lima kabupaten/kota yaitu Kabupaten Asahan, Mandailing Natal, Batubara, Tapanuli Tengah dan Kabupaten Labuhanbatu Utara. Cakupan pengobatan kasus malaria positif dengan ACT hanya mencapai 93,56%. Perkembangan dan pertumbuhan jentik nyamuk salah satunya tergantung pada kesesuaian media tumbuh seperti adanya genangan air dalam waktu yang cukup lama.

                                             

Universitas Sumatera Utara (USU) melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat Profesor Mengabdi yang diketuai oleh Prof Drs Hamzon Situmorang MS PhD dan Anggota Tim yaitu Prof Dr Dra Irnawati Marsaulina Simatupang MS telah melaksanakan Penyuluhan bagi kelompok Pembudidaya Ikan Mekar Jaya di Desa Sei Silau Timur, Kecamatan Buntu pane, Kabupaten Asahan pada bulan September 2021.

“Desa Sei Silau Timur, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan merupakan desa yang sering mengalami luapan air sungai Silau dan terbentuknya genangan air yang berlangsung lama, yang berpeluang besar menjadi habitat hidup nyamuk Anopheles spp dan belum dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” jelas Ketua Program Pengabdian Kepada Masyarakat Profesor Mengabdi Desa Sei Silau Timur, Prof Drs Hamzon Situmorang MS PhD, Sabtu (7/8).

Pengabdian, ujar Prof Hamzon Situmorang, dilakukan berupaya memberikan solusi dalam melakukan tindakan pengendalian populasi nyamuk Anopheles spp yang habitatnya banyak ditemukan dan tumbuh berpeluang berkembang di genangan air sekitar pekarangan rumah warga Desa Sei Silau Timur, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan. Melalui penebaran benih ikan nila merah yang mampu berperan sebagai biokontrol populasi nyamuk Anopheles spp.

Sifat ikan nila yang omnivora dan rakus terhadap jentik nyamuk serta mampu berkembang pada kondisi perairan yang terbatas menjadi peluang penerapan ipteks program pengabdian kepada masyarakat ini di lokasi ini.

Pada Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini Prof Dr Dra Irnawati Marsaulina Simatupang MS yang merupakan Anggota Tim mengatakan telah dilaksanakan penyuluhan bagi kelompok pembudidaya ikan disertai dengan penaburan 4000 ekor benih ikan nila, pemberian pakan ikan serta penyerahan jaring ikan, yang dilakukan untuk memanfaatkan genangan air.

“Kegiatan ini diharapkan memberi manfaat ganda bagi masyarakat sekitar, yaitu tercapainya sanitasi lingkungan masyarakat serta membuka peluang usaha baru untuk peningkatan perekonomian masyarakat. Benih ikan nila merah diharapkan akan memangsa jentik nyamuk dan berkembang tumbuh menjadi ikan nila dewasa yang dapat diperjual belikan, sebut Prof Irnawati Simatupang.

Ikan nila dipacu tumbuh dengan pemberian pakan tambahan sehingga mempercepat laju tumbuh. Benih ikan nila ukuran 7-8 cm yang dipelihara, diharapkan 4 bulan kedepan telah mencapai ukuran 200 gr/ekornya dan dapat dijual di pasar untuk menambah pendapatan masyarakat.

Kelompok pembudidaya Ikan Mekar Jaya, Desa Sei Silau Timur, Kecamatan Buntu Pane yang diketuai oleh Bapak Suparman, menyambut baik program yang dilaksanakan oleh Pelaksana Pengabdian Masyarakat USU. Disampaikan terimakasih kepada Bapak Rektor USU dan Ketua LPPM USU serta Pelaksana Profesor Mengabdi atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan kepada Kelompok Peserta penyuluhan yang berkomitmen akan mengaplikasikan yang ditawarkan oleh Tim Pengabdian Masyakarat USU. (cdk)

  • Bagikan