Pelaku Perjalanan Keberatan Dikarantina Dengan Alasan Swab Antigen Tidak Jelas - Waspada
banner 325x300

Pelaku Perjalanan Keberatan Dikarantina Dengan Alasan Swab Antigen Tidak Jelas

  • Bagikan
Pelaku perjalanan yang datang dari arah daerah wisata Parapat dan Tigaras, Kab. Simalungun serta hendak melalui Kota Pematangsiantar, Jumat (21/5), menyatakan keberatan dikarantina di Rumah Singgah Covid-19 dengan alasan, hasil pemeriksaan swab antigen terhadap mereka yang diperoleh saat penyekatan di Pospam Simpang Dua belum pasti apakah positif atau negatif. Waspada/Edoard Sinaga
Pelaku perjalanan yang datang dari arah daerah wisata Parapat dan Tigaras, Kab. Simalungun serta hendak melalui Kota Pematangsiantar, Jumat (21/5), menyatakan keberatan dikarantina di Rumah Singgah Covid-19 dengan alasan, hasil pemeriksaan swab antigen terhadap mereka yang diperoleh saat penyekatan di Pospam Simpang Dua belum pasti apakah positif atau negatif. Waspada/Edoard Sinaga

 

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Lima warga pelaku perjalanan yang datang dari kota wisata Parapat, Kab. Simalungun tidak terima dan menyatakan keberatan dikarantina di rumah singgah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kota Pematangsiantar dengan alasan hasil pemeriksaan swab antigen terhadap mereka belum jelas apakah positif atau negatif.

Karena tidak menerima dikarantina, lima warga pelaku perjalanan yang hendak melintasi Pematangsiantar itu dengan mengenderai tiga unit mobil pribadi yang berbeda jenis, sempat berdebat dengan pihak pengelola Rumah Singgah Covid-19 di Jl. Sisingamangaraja, Pematangsiantar, Jumat (21/5), setelah dibawa dengan ambulance dari penyekatan Operasi Ketupat Toba 2021 di Pos Pengamanan (Pospam) Simpang Dua ke Rumah Singgah.

Perdebatan terjadi, karena lima orang pelaku perjalanan itu merasa hasil pemeriksaan swab antigen yang dilakukan petugas dari Dinas Kesehatan di Pospam Simpang Dua yang merupakan penyekatan Operasi Ketupat Toba 2021, belum jelas apakah mereka positif atau negatif Covid-19.

Menurut salah seorang pelaku perjalanan, mereka sebelumnya dicek di Pospam Simpang Dua dan hasilnya, ada indikasi keragu-raguan, hingga harus dicek lagi di Rumah Singgah. Namun, mereka bingung dan bertanya siapa yang menerima mereka di Rumah Singgah untuk mencek kembali.

Pelaku perjalanan yang mengaku datang dari daerah wisata Tigaras, Simalungun dan hendak ke Pangkalan Berandan, Kab. Langkat menyatakan, kalau memang positif, mereka siap dikarantina. “Karena, kami mendukung program pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19. Tapi, ini kan hasil pemeriksaannya belum jelas.”

Mendengar alasan keberatan pelaku perjalanan itu, Jamson Sotorus selaku penanggungjawab Rumah Singgah Covid-19 Pematangsiantar menunjukkan surat dari Dinas Kesehatan yang menyebutkan hasil pemeriksaan swab antigen di lokasi penyekatan, hasil pemeriksaannya positif. “Di sini, sesuai surat ini, bapak-bapak sudah dinyatakan positif, itu sebabnya dikarantina di sini selama lima kali 24 jam.”

Namun, penjelasan Jamson itu langsung dibantah lima pelaku perjalanan itu dan menyatakan keterangan yang mereka dengar saat mereka di Pospam penyekatan tidak seperti itu dan keterangan saat itu masih samar-samar, hingga mereka dibawa ke Rumah Singgah untuk pemeriksaan ulang.

Setelah salah satu pelaku perjalanan menunjukkan video rekamannya terkait swab antigen yang dilakukan terhadap mereka di Pospam penyekatan dan menurut mereka hasil pemeriksaannya masih meragukan. Akhirnya, Jamson meninggalkan mereka dan menelepon pihak Dinas Kesehatan yang mengantarkan lima pelaku perjalanan itu ke Rumah Singgah.

Guna memastikan informasi dari lima pelaku perjalanan itu, konfirmasi dilakukan kepada petugas Pospam Simpang Dua melalui Pengamanan Dalam Ipda Ritca Siahaan dan ternyata menurut Ritca, hasil pemeriksaan swab antigen lima pelaku perjalanan itu masih diragukan.

Menurut Ritca, setelah dilakukan penyekatan terhadap lima orang pelaku perjalanan itu, dilakukan swab antigen terhadap mereka dan hasil pemeriksaan Dinas Kesehatan masih agak diragukan, hingga lima pelaku perjalanan itu dibawa ke Rumah Singgah untuk dilakukan pemeriksaan kembali. “Jadi, lebih jelasnya nanti dari Rumah Singgah, apakah positif atau negatif, karena di sana tadi masih ada keraguan.”

Setelah mendapat informasi dari Pospam penyekatan itu, Jamson kembali ditemui dan menurut Jamson, sesuai keterangan dari pihak Dinas Kesehatan, lima pelaku perjalanan itu sudah positif Covid-19, sesuai hasil pemeriksaan swab antigen di Pospam penyekatan. Mengenai pemeriksaan kembali lima orang pelaku perjalanan itu, menurut Jamson, hal itu sudah dikoordinasikannya kepada Plt Kepala BPBD. “Tadi, Pak Kepala BPBD mengatakan akan menghubungi Kepala Dinas Kesehatan.”(a28/C).

 

  • Bagikan