Pekerja PT. GDLP Sukarame Baru Tewas Saat Turunkan Tower

  • Bagikan

AEKKANOPAN (Waspada) : Pekerja PT. Graha Dura Leidong Prima (GDLP) Desa Sukarame Baru Kecamatan Kualuhhulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) tewas saat menurunkan tiang tower, Jumat (3/12) pagi.

Informasi diterima Waspada, korban berinisial AES ,40, warga Dolok Masihul tewas di Rumah Sakit Umum PTPN 3 Mambang Muda setelah jatuh dari tiang tower PT. GDLP Desa Sukarame Baru.

Ganeral Manager PT. GDLP Sukarame Baru Tukimin dikonfirmasi Waspada, Sabtu (4/12) malam enggan memberikan komentar. “Tanya sama Humas saya saja, saya sedang berada di Medan, terima kasih ya pak”, imbuhnya.

Humas PT. GDLP Timi Lubis dikonfirmasi mengatakan, kecelakaan kerja pada saat korban membuka tower dan pekerja bukan karyawan PT. GDLP melainkan karyawan perusahaan pihak ketiga.

“Memang ada kecelakaan kerja dan meninggal dunia di rumah sakit. Pekerja itu bukan karyawan kita tapi pihak ketiga dari salah satu perusahaan yang dipekerjakan di PT. GDLP. Penyebab kecelakaan itu tidak saya ketahui, karena tidak berada di lokasi”, kata Timi Lubis pada Waspada via seluler.

Sambung Timi, saat kecelakaan kerja korban membongkar tower dan meninggal di Rumah Sakit Umum PTPN 3 Mambang Muda.

Ketika ditanya identitas korban dan berapa stick tower yang dibongkar korban. Lantas Timi Lubis tidak mengetahuinya, apalagi secara detail tragedi tersebut tidak diketahuinya.

“Untuk saat ini saya tidak tahu nama korban, yang lebih tahu pihak ketiga. Saya kurang tahu berapa stick tower yang dibongkarnya. Sikap perusahaan atas kejadian tersebut memberikan pertolongan pertama yakni membawa korban ke rumah sakit”, sebut Timi.

Timi mengungkapkan, biaya penguburan atau bela sungkawa tanggung jawab perusahaan pihak ketiga. Selain itu dirinya kurang mengetahui sudah berapa lama pihak ketiga bekerja di PT. GDLP selaku pemborong.

“Korban saat menurunkan stick tower memakai semua pengaman termasuk safety belt. Kalau jatuhnya korban dari tower tidak mengetahui persis karena saya tidak berada di lapangan”, cetusnya.

Sumber dari Polsek Kualuhhulu pada Waspada membenarkan jika pekerja di PT. GDLP tewas saat menurunkan stick tower pada hari Jumat (3/12) sekitar pukul 10:00 Wib pagi.

“Berkas dilimpahkan ke Polres Labuhanbatu, semua itu masih terduga dan masih dalam proses penyelidikan. Kami turun ke TKP hanya meminta keterangan dasar dari saksi-saksi di lapangan, terduga sama korban ketepatan turut ke rumah duka di Dolok Masihul”, ungkap salah seorang polisi. (c04/B).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *