Waspada
Waspada » Pegawai Dinas PU Langkat Tewas Terseret Banjir Di Besitang
Sumut

Pegawai Dinas PU Langkat Tewas Terseret Banjir Di Besitang

BESITANG (Waspada): Seorang pegawai Dinas PU Langkat, ditemukan tewas terseret arus banjir di kawasan Lingk III Cipanas, Kel. Pekan Besitang, Kec. Besitang, Sabtu (17/10) malam sekira pukul 21:00.

Menurut informasi, korban, Zulkarnain, 57, warga Jalan Bersama, Lingk V Sidomulyo, Kec. Stabat, Kab. Langkat, petang harinya sekira pukul 16:00 berangkat bersama temannya dengan menumpang mobil Toyota Avanza BK 1810 PI menuju Desa Bukitmas.

Selanjutnya, pada pukul 19:00, korban beserta teman-temannya hendak pulang ke Stabat, tapi karna hujan deras mengakibatkan banjir di ruas Jalan Simpang V, Lingk III Cipanas sehingga membuat kemacetan total arus lalulintas.

Korban beserta teman-temannya berpencar turun dari mobil melihat situasi banjir. Tapi, pada saat itu, Zulkarnain tidak kembali ke mobil yang terjebak banjir sehingga rekan korban berusaha melakukan pencaharian di seputar lokasi banjir.

Selanjutnya, sekisar 50 meter dari lokasi mobil parkir, rekan-rekan korban mendengar suara dari keramaian masyarakat yang menyatakan ada penemuan sesok mayat hanyut dan telah diangkat ke pinggiran Jalan Simpang V atau persisnya di kawasan Cipanas.

Melihat keriuhan warga, rekan korban segera bergegas menuju TKP dan mereka terkejut setelah melihat rekan mereka telah berbaring kaku. Selanjutnya, mayat korban langsung dievakuasi menggunakan mobil ambulance ke Puskesmas Besitang.

Kapolsek Besitang AKP Amanasyah Harahap bersama Kanit Reskrim Ipda Ferry Sirait dan sejumlah anggota begitu mendengar kabar peritiwa ini langsung terjun ke lokasi kejadian melakukan upaya penyelidikan.

Kapolsek Besitang AKP Amansyah Harahap dikonfirmasi Waspada, Minggu (18/10), menyatakan, berdasarkan hasil visum, tidak ada ditemukan tanda-tanada penganiayan. “Korban malam itu juga dibawa rekan-rekannya ke rumah duka di Stabat,” ujarnya.

Secara terpisah Kadis PU Langkat Subianto saat dihubungi membenarkan seorang staf di dinasnya meninggalkan dunia akibat terseret arus banjir. Mengingat pada saat kejadian di luar jam kerja, ia mengaku belum mendapat laporan apa tujuan korban ke Besitang.

Petang itu hujan turun cukup deras di wilayah Besitang dan sekitarnya. Akibatnya, sebagian pemukiman warga di Lingk III Cipanas terendam air, bahkan air meluap hingga ke jalan umum. Namun, volume air menjelang pagi harinya telah surut. (a10)

Teks Foto: MAYAT Zulkarnain dievakuasi dari TKP. Waspada/Ist

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2