Pegawai BRI Kisaran Positif COVID-19 - Waspada

Pegawai BRI Kisaran Positif COVID-19

  • Bagikan
Tim dari Dinas Kesehatan Kab Asahan melakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan di Kantor BRI Unit Airjoman, karena salah satu pegawainya positif COVID-19. Waspada/Ist
Tim dari Dinas Kesehatan Kab Asahan melakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan di Kantor BRI Unit Airjoman, karena salah satu pegawainya positif COVID-19. Waspada/Ist

KISARAN (Waspada): Pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Airjoman, Cabang Kisaran, warga Kota Medan dinyatakan positif COVID-19, dan kini sedang perawatan di RS Pirngadi Medan.

Juru Bicara  Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kab Asahan RH Siregar, saat dikonfirmasi Waspada, Rabu (3/6), menjelaskan, berdasarkan data yang diterimanya, DAP, warga Medan, terdaftar sebagai pegawai BRI Cabang Kisaran di Unit Airjoman dan tinggal di Kec Kisaran Timur.

Menurut Siregar, pasien ini sudah mengalami sakit dengan gejala demam dan batuk, sejak 20 Mei 2020 lalu dan menjalani perawatan di RS Pirngadi.

“Setelah uji swab dan hasilnya keluar pada 28 Mei 2020 dinyatakan yang bersangkutan positif dan kini menjalani perawatan medis,” jelas Siregar.

Untuk tindak lanjut, kata Siregar, Tim Dinas Kesehatan telah melakukan tracing dengan Rapid Test COVID-19  di Puskesmas Binjai Serbangan, Kec Air Joman kepada 24 karyawan BRI Unit Air Joman serta penyemprotan disinfektan.

Siregar juga mengatakan, berdasarkan komunikasi dengan BRI Cabang Kisaran, bahwa pihaknya melakukan isolasi mandiri kepada 24 karyawan BRI Unit Airjoman dan untuk sementara BRI Unit Arjoman tidak beroperasi.

“Walaupun hasilnya pasien selama sakit belum ada kembali ke Asahan, namun protokol COVID-19 tetap kita lakukan,” jelas Siregar.

Belum Ada Klarifikasi Resmi BRI

Hingga berita ini dikirimkan, BRI Cabang Kisaran belum ada memberikan klarifikasi resmi tentang tindak lanjut dalam penekanan penyebaran COVID-19, karena salah satu pegawainya postif.

Wartawan telah mencoba mengkonfirmasi pada jam kerja, Rabu (3/6) sekitar pukul 14.15 WIB, namun pihak security mengatakan bahwa yang bersangkutan atau yang bisa dimintai keterangan penjelasan masalah ini tidak berada di tempat.

“Maaf pak, yang bisa memberikan keterangan dalam masalah ini tidak ada di tempat, bapak bisa datang lagi besok pagi,” jelas Security. (a19/a20)

  • Bagikan