PDP Meninggal Di Sergai Bertambah - Waspada

PDP Meninggal Di Sergai Bertambah

  • Bagikan
PDP Meninggal Di Sergai
Tim medis RS Sultan Sulaiman menyiapkan pemakaman jenazah PDP sesuai protokol COVID-19, Rabu (29/4) sore di RSUD Sultan Sulaiman Sergai di Jl.Negara Desa Firdaus Kec.Sei Rampah. (Waspada/Istimewa)

SEIRAMPAH (Waspada): PDP meninggal Di Sergai bertambah. Itu setelah seorang pasien dalam pengawasan (PDP) yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Sulaiman Sergai di Jl. Negara Desa Firdaus Kec. Sei Rampah dinyatakan meninggal dunia.

Demikian disampaikan Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kab.Sergai, Drs H Akmal yang juga Kadis Kominfo Sergai, Selasa (29/4) malam.

Menurut Jubir Gugus Tugas, satu orang PDP meninggal di Sergai, Rabu (29/4) siang saat menjalani perawatan di RS Sultan Sulaiman.

Sebelumnya lanjut Jubir Gugus Tugas, PDP meninggal Di Sergai bertambah itu datang berobat ke RSUD Sultan Sulaiman, 24 April kemarin dengan keluhan luka di kaki kiri, demam, mual, muntah, batuk, serta sesekali mengalami nyeri di dada dengan dan hasil diagnosa menderita diabetes mellitus dan ditetapkan sebagai PDP.

” Pihak rumah sakit telah dua kali melakukan rapid test terhadap pasien tersebut, pertama 24 April dan kedua 28 April , dengan hasil negatif COVID-19, berhubung pasien berstatus PDP, maka pemakaman pasien tersebut dilakukan sesuai protokol COVID-19 dan dimakamkan di kampung halamannya”, terang Akmal.

Dengan meninggalnya kembali seorang PDP lanjut Jubir Gugus Tugas, maka jumlah ODP dan PDP yang meninggal hingga saat ini menjadi 6 orang, kendati demikian sebut Akmal, Kab.Sergai masih nihil positif COVID-19.

Sebelumnya yang dinyatakan meninggal adalah seorang warga Kec. Sipispis Kab. Serdang Bedagai (Sergai).

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) itu dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Murni Teguh Medan.

Menurut Jubi) Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sergai Drs H Akmal, pasien PDP tersebut meninggal hari Senin (27/4) di RS Murni Teguh, Medan, sebelumnya, pasien berobat sendiri ke RS Murni Teguh dan dirawat sejak 26 April 2020 dengan diagnosa menderita kanker serviks. (c03/C)

  • Bagikan