Waspada
Waspada » Paslon KUAT : Kami Tidak Berpolitik Belah Bambu
Sumut

Paslon KUAT : Kami Tidak Berpolitik Belah Bambu

AEKKANOPAN (Waspada) : Paslon Bupati Wakil-Bupati Labura nomor urut 2 Ali Tambunan-Raja Panusunan Rambe berkampanye terbatas dan diupah-upah masyarakat Kel. Bandar Durian, Kec. Aeknatas, Rabu (25/11) malam.

Balon Bupati Labura nomor 2 Ali Tambunan pada masyarakat Bandar Durian mengatakan, apa yang saya katakan akan dibuat kesepakatan atau MoU di atas materai, apabila tidak kami penuhi maka bersedia mundur dari jabatan.

“Saya lebih mengetahui mana pembangunan yang belum merata, kami tidak berpolitik belah bambu artinya tidak adil dalam segala hal. Saya tinggalkan jabatan bergengsi Ketua DPRD Labura dikarena beberapa pelayanan dan perhatian Pemkab Labura tidak sesuai dengan ketentuan”, katanya.

Sambungnya, pemerintahan itu harus jeli dan hati-hati dalam memberikan jabatan pada seseorang. Berilah jabatan sesuai dengan keahliannya kalau tidak menunggu kehancuran.

“Kalau kami terpilih jadi bupati, kami akan cabut ijin penebangan kayu di hulu sungai agar Bandar Durian tidak lagi kebanjiran. Selain itu kami akan anggarkan pembuatan tanggul penahan banjir di daerah pinggiran sungai Bandar Durian”, tegasnya.

Pantauan Waspada di lokasi, Paslon Ali-Raja diupah-upah tokoh masyarakat diantaranya anggota DPRD Kabupaten Labura Ari Susilo Palopo Siregar, tokoh agama, pemuda dan millenial.

Palopo Siregar yang akrab disapa Popo dalam sambutannya menyebutkan, masyarakat Bandar Durian siap memenangkan Paslon nomor 2 agar Kabupaten Labura lebih kuat dan bermartabat dari berbagai hal.

“Pilihan masyarakat akan lebih tepat ke nomor urut 2 karena berpengalaman, Paslon KUAT layak memimpin Kabupaten Labura. Upah-upah yang diberikan pertanda seriusnya memilih dan memenangkan Ali Tambunan-Raja Panusunan Rambe pada Pilkada 9 Desember mendatang”, imbuh Popo dari Fraksi Golkar.

Seorang tokoh masyarakat Bandar Durian Rajai Siregar dalam sambutannya mengatakan, kita membutuhkan pemimpin yang sehat, bersih, kuat dan itu kami rasakan pada nomor urut 2.

“Ali Tambunan 3 periode menjabat Ketua DPRD Labura tidak pernah berurusan dengan penegak hukum termasuk kepolisian, kejaksaan bahkan KPK. Kalau memilih pemimpin tidak bersih, tentunya Kabupaten Labura akan hancur”, katanya.

Sambung Rajai, masyarakat berpesan jika Ali-Raja terpilih jadi bupati dan wakil bupati jangan memikirkan kelompok, golongan dan keluarga. Tapi jadilah bupati yang memikirkan rakyat Kabupaten Labura yang seadil-adilnya.

Mewakili mahasiswa dan pemuda Bandar Durian menyampaikan, dari mahasiswa, pemuda dan millenium bersatu untuk mencapai Labura KUAT dan siap memenangkan nomor 2 Ali-Raja pada Pilkada 9 Desember mendatang.

“Kami meminta agar kiranya menang bisa mengatasi banjir di Bandar Durian. Selain itu memikirkan kaum anak muda millenial memberikan lapangan pekerjaan”, ungkapnya. (c04/B).

Keterangan Gambar : ANGGOTA DPRD Labura dari fraksi Golkar Ari Susilo Palopo Siregar mengupah-upah Paslon nomor urut 2 Ali Tambunan-Raja Panusunan Rambe di Bandar Durian, Kec. Aeknatas, Rabu (25/11) malam. Waspada/Rifiq Syahri.

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2