Waspada
Waspada » Pasien Positif Covid-19 Bertambah Jadi 6 Di Pematangsiantar
Sumut

Pasien Positif Covid-19 Bertambah Jadi 6 Di Pematangsiantar

RAPID test dilakukan Tim Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pematangsiantar kepada warga Kel. Pardamean, Kec. Siantar Timur, Minggu (17/5), setelah satu warga dinyatakan positif Covid-19 di kelurahan itu. Waspada-Edoard Sinaga/B
RAPID test dilakukan Tim Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pematangsiantar kepada warga Kel. Pardamean, Kec. Siantar Timur, Minggu (17/5), setelah satu warga dinyatakan positif Covid-19 di kelurahan itu. Waspada-Edoard Sinaga/B

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Pasien positif terkonfirmasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) bertambah lagi satu orang, hingga menjadi enam orang di Kota Pematangsiantar.

Pasien itu seorang pria berusia 52 tahun, warga Gg. Demak, Jl. Singosari, Kel. Martoba, Kec. Siantar Utara, dan merupakan tetangga dari perempuan penjual pecal keliling yang positif terkonfirmasi Covid-19 dan saat ini diisolasi dan dirawat di RSUP Haji Adam Malik (HAM), Kota Medan.

“Pasien positif terkonfirmasi Covid-19 berubah lagi atau bertambah berdasarkan hasil laboratorium Klinik Terpadu Universitas Sumatera Utara (USU) tanggal 16 Mei.

Hasil pemeriksaan Covid-19 seorang pria berusia 52 tahun yang berdomisili di Kec. Siantar Utara,” sebut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pematangsiantar Daniel H Siregar di ruang komando Gugus Tugas, Balai Kota, Jl. Merdeka, Minggu (17/5) malam.

Menurut Daniel, sebelumnya telah dilakukan pengambilan swab terhadap pasien keenam itu pada 4 dan 5 Mei serta pada 16 Mei, pasien keenam itu disimpulkan positif Covid-19.

“Pasien keenam itu sebelumnya ditetapkan sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG), sebagai tindak lanjut dari polymerase chain reaction (PCR) test. Pasien itu sekarang diisolasi dan dirawat di RSUD dr. Djasamen Saragih.”

Mengenai statistik Covid-19 keseluruhan, Daniel menyebutkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) tanpa gejala bertambah 13 orang hingga menjadi 132 orang, ODP dengan gejala tetap dua orang, ODP yang menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) masih tetap satu orang, hingga ODP yang telah selesai pemantauan 1.661.

Kemudian, PDP yang sedang dirawat dari sembilan orang berkurang satu orang, karena hasil swab test pasien itu telah keluar dan dinyatakan negatif Covid-19 yakni satu PDP dari Kec. Siantar Selatan, hingga PDP yang dirawat saat ini delapan orang.

Selanjutnya, PDP yang telah melalui PCR test dan hasilnya negatif yakni satu orang menjadi delapan orang, PDP yang telah melalui PCR test dan hasilnya positif berjumlah enam orang serta pasien yang berstatus PDP dan telah meninggal total dua orang.

“OTG yang sedang diisolasi saat ini, jumlahnya menjadi empat orang, OTG yang telah melalui PCR test dan hasilnya negatif totalnya 11 orang, OTG yang telah melalui PCR test dan hasilnya positif bertambah satu orang yakni warga Gg. Demak, Jl. Singosari, hingga totalnya menjadi dua orang.

Sedang pasien yang telah sembuh sebanyak tiga orang dan telah pulang ke rumah masing-masing serta pasien yang positif Covid-19 meninggal satu orang,” imbuh Daniel.

Mengenai kegiatan yang dilakukan Gugus Tugas, rapid test (uji cepat) telah dilakukan terhadap 65 warga Kel. Pardamean setelah ibu dari bocah delapan tahun yang meninggal di RSUP HAM, dinyatakan positif Covid-19 dan saat ini dirawat di RSUD dr. Djasamen Saragih. Belum keluar hasil rapid test terhadap warga itu.

Himbauan Gugus Tugas juga disampaikan Daniel, dimana pasien positif Covid-19 yang bertambah, telah ditelusuri, dimana pasien keenam itu bukan pelaku perjalanan dan tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar kota. “Artinya, pasien keenam itu terpapar Covid-19 di Pematangsiantar.”

“Karena itu, kami sangat mengharapkan keseriusan kita bersama, tetap waspada, tetap melakukan tindakan pencegahan.

Saat ini, masih terdapat delapan orang PDP dan empat orang pasien OTG yang menunggu hasil swab test.

Artinya, rapid test pasien positif Covid-19 masih terbuka lebar. Kita semuanya berharap semoga semuanya dinyatakan negatif Covid-19,” harap Daniel.

Menjawab pertanyaan apakah Pematangsiantar sudah zona merah, Daniel yang dihubungi di Posko Gugus Tugas di ruang data Setdako, Jl. Merdeka, Senin (18/5) menyebutkan sesuai petunjuk pelaksanaan yang dikeluarkan Pemprovsu melalui website, di atas lima orang positif Covid-19 sudah daerah tipe merah.

“Besok, Selasa (19/5), Gugus Tugas akan rapat lengkap dengan Forkopimda terkait tipe daerah itu, termasuk menyongsong Hari Raya Idul Fitri. Harus ada aturan dari Gugus Tugas atau Wali Kota soal itu kepada seluruh masyarakat,” sebut Daniel.

Menurut Daniel, fatwa MUI memang menyatakan jika suatu daerah tidak kondusif dalam artian, Sholat Ied juga jangan dulu di lapangan terbuka dengan pengumpulan orang. “Itulah yang akan dirapatkan besok. “(a28/C).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2