Waspada
Waspada » Pasien Keempat Positif Covid-19 Dari Pematangsiantar Transmisi Lokal
Headlines Sumut

Pasien Keempat Positif Covid-19 Dari Pematangsiantar Transmisi Lokal

RAPID test massal terhadap 151 orang termasuk keluarga pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pematangsiantar di depan kolam renang Detis Sari Indah, Jl. Pamatang, Kel. Simalungun, Kec. Siantar Selatan, Senin (11/5). Waspada/Edoard Sinaga/B
RAPID test massal terhadap 151 orang termasuk keluarga pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pematangsiantar di depan kolam renang Detis Sari Indah, Jl. Pamatang, Kel. Simalungun, Kec. Siantar Selatan, Senin (11/5). Waspada/Edoard Sinaga/B

PEMATANGSIANTAR (Waspada) : Pasien keempat, seorang perempuan berusia 51 tahun, yang baru dinyatakan terkonfirmasi positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dari Kota Pematangsiantar, transmisi lokal virus Corona.

Penularan terhadap pasien itu transmisi lokal, Pasien seorang ibu rumah tangga dan tidak ada riwayat perjalanan ke zona merah,” jawab Kadis Kesehatan dr. Ronald H Saragih didampingi Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Daniel H Siregar di Posko Gugus Tugas, ruang data Setdako, Jl. Merdeka, Senin (11/5).

Ronald menjelaskan disebut transmisi lokal, karena kasus infeksi yang terjadi antar masyarakat dan hanya melibatkan masyarakat.

“Keberadaan virus sudah tersebar di tengah masyarakat lokal itu sendiri, hingga seseorang bisa terinfeksi tanpa bepergian ke luar wilayah atau bertemu orang asing dari luar wilayahnya.”

Menurut Ronald, setelah adanya pemberitahuan dari Dinkes Provsu tentang hasil uji swab pasien keempat itu, Gugus Tugas langsung mengantisipasi dengan mengerahkan tim kesehatan ke lingkungan rumah pasien itu untuk melakukan pendataan dan selanjutnya melakukan rapid test di Jl. Pamatang di depan kolam renang Detis Sari Indah, Kel. Simalungun, Kec. Siantar Selatan.

Sebanyak 151 warga termasuk keluarga pasien keempat itu dilakukan rapid test dan hasilnya sebanyak dua orang reaktif Covid-19.

“Artinya, orang yang dilakukan rapid test, pernah terinfeksi virus Corona, sedang 147 orang lagi dinyatakan tidak reaktif virus Corona.”

“Inilah akibat bergerombol di jalan-jalan itu. Kenapa dia bisa kena, berarti ada di sini bawa virus,” sesal Ronald.

Menjawab pertanyaan, Ronald menghimbau masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan, terutama melakukan physical dan social distancing (jaga jarak tubuh dan sosial).

“Kami mengharapkan bila ada masyarakat sakit demam dan pilek, segera saja pergi berobat ke Puskesmas atau ke Dinkes, biar bisa dideteksi apakah sudah terpapar atau tidak virus Corona.”(a28/C).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2