Waspada
Waspada » Partai Berkarya Dukung Usut Dana Covid-19 Madina Rp 25M
Sumut

Partai Berkarya Dukung Usut Dana Covid-19 Madina Rp 25M

Ketua DPD Partai Berkarya Madina Onggara Lubis. Waspada/Ist

 

Madina (Waspada): Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Onggara Lubis kepada waspada, Sabtu, (20/02) mengatakan  pihaknya mendukung aksi mahasiswa yang menyuarakan untuk mengusut dana Covid-19 diduga dijadikan dana pemenangan salah satu kandidat pilkada.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta segera membentuk Tim Independen turun ke Mandailing Natal (Madina) untuk memeriksa dugaan penyelewengan sejumlah dana bansos.

Termasuk paling utama mengaudit penggunaan dana Covid-19 APBD Madina TA.2020 sebesar Rp.25.509.464.395,-, dengan rincian untuk penanganan kesehatan sebesar Rp 3.240.827.752,- , dan untuk belanja Tidak Terduga sebesar Rp 22.268.636.643,-.

KPK juga diminta untuk memeriksa dugaan keterlibatan Oknum Kepala Desa dan Oknum Camat dalam menyalahgunakan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Kabupaten Madina T.A 2020, dengan tujuan untuk memenangkan Pasangan Calon Petahana pada Pilkada Madina 9 Desember 2020 lalu.

Kemudian KPK RI juga diminta memeriksa Penggunaan Dana Covid-19 yang berupa Bantuan Sembako yang bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Utara sebesar Rp 12.200.625.000 yang diperuntukkan kepada 54.225 Kepala Keluarga (KK), yang juga diduga disalahgunakan untuk kepentingan politik dalam memenangkan Pasangan Calon Petahana pada Pilkada Madina Tahun 2020.

Dalam hal ini diminta kepada KPK RI agar menjalankan pasal 2 ayat (2) UU no 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi terhadap pelaku tindak pidana korupsi di masa pandemi covid-19 sebagaimana yang pernah disampaikan Ketua KPK RI, bahwa pelaku korupsi anggaran penanganan pandemi covid-19 dapat dikenakan hukuman mati.

Onggara berharap penegak hukum agar segera memanggil pihak-pihak terkait supaya tidak terjadi saling curiga yang nantinya akan menimbulkan persoalan baru.

Onggara juga berharap pemilu serentak ini akan menghasilkan pemimpin yang benar-benar pilihan rakyat Madina, bukan pilihan karena politik uang dan pemaksaan kedudukan seseorang.

“Kita dari DPD Partai Berkarya Madina sangat mendukung aksi dari adik-adik mahasiswa kita ini, dimana mereka peduli dan meminta kepada KPK untuk mengusut dana covid-19 ini, dan saya meminta kepada KPK RI untuk segera cepat memproses dan mengusut kasus praduga ini sampai tuntas” terang Onggara. (Cah)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2