Pameran Rempah Dunia Di Danau Toba, Kadin Sumut Diterima Wakil Bupati Simalungun - Waspada

Pameran Rempah Dunia Di Danau Toba, Kadin Sumut Diterima Wakil Bupati Simalungun

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara (Sumut), Khairul Mahalli meyakini Indonesia adalah negara berkembang yang kaya akan banyak hal, mulai dari kepulauannya, aneka ragam budaya dan agama serta alamnya yang indah.

‘’Alam yang indah itu dapat dilihat dari berbagai aneka rempah-rempah yang dimiliki oleh Indonesia,’’ ucap Khairul kepada Waspada, Kamis (14/10), usai bertemu Wakil Bupati Simalungun Zonny Waldi diruang kerjanya.

Kunjungan silaturahmi Kadin Sumut tersebut dalam rangka menyampaikan kegiatan pameran rempah-rempah terbesar sekaligus pertemuan bisnis dunia yang akan berlangsung di Simalungun, tepatnya dipinggir Danau Toba, Hotel Niagara, Parapat, 10-13 Desember 2021 mendatang.

Kegiatan tersebut mendapat respon cukup positif dari Pemkab Simalungun. Pameran rempah dan pertemuan bisnis internasional tersebut digagas oleh Dewan Rempah Indonesia, bersama Kadin serta Pemprov Sumut selaku tuan rumah.

Dalam kesempatan itu, lanjut Khairul, rempah-rempah yang telah dimiliki oleh Indonesia tersebut sudah tersohor ke berbagai belahan dunia, bahkan beberapa negara penjajah Indonesia dahulu seperti Jepang dan Belanda.

‘’Waktu itu, Belanda dan Jepang susah payah datang ke Indonesia agar bisa mendapatkan rempah-rempah yang dimiliki oleh negara kita ini,’’ ucapnya.

Percaya atau tidak, kata Khairul, dari hasil jajahan yang kebanyakan berupa rempah-rempah kedua negara penjajah tersebut sudah cukup untuk membiayai armada perang mereka.

Karena pada saat itu harga rempah-rempah sangatlah mahal dan juga banyak orang-orang dibeberapa negara yang membutuhkan rempah-rempah. Bukan hanya itu, di beberapa negara Eropa atau di Amerika harga rempah-rempah masih sangat mahal, karena rempah-rempah memiliki berbagai macam manfaat yang bisa digunakan oleh manusia.

Di Indonesia sendiri banyak orang yang menggunakan rempah-rempah menjadi obat herbal yang bermanfaat, sehingga tidak lagi digunakan untuk bahan makanan saja.

Berkaitan dengan itu, kita berupaya membangkitkan kejayaan Indonesia, dengan menggelar pameran rempah dunia di Danau Toba nantinya.

Khairul menilai rempah merupakan sebagai suatu nilai, bukan komoditi dengan tujuan, menjadikan keunggulan rempah Indonesia sebagai terbaik di dunia.

Meningkatkan penggunaan rempah sebagai bahan baku-hulu hilir untuk bumbu makanan dan minuman, kesehatan, kecantikan, pewarna dan pengawet serta spritual.

Lalu meningkatkan peluang bisnis rempah lokal dan meningkatkan ekspor ke pasar internasional dalam bentuk produk olahan.

Dan tujuan terakhir, sebut Khairul, untuk membangun masa depan rempah yang lebih baik menuju proyeksi sesuai visi ‘Indonesia menuju Lumbung Pangan dunia 2045’ – Bidang Pangan dan Pertanian.(m29)

Waspada/Ist
Ketua Umum Kadin Sumut Khairul Mahalli bersama pengurus menyerahkan buku rempah kepada Wakil Bupati Simalungun Zonny Waldi saat berkoordinasi lokasi acara pameran Rempah Internasional di Danau Toba, Parapat, Simalungun, 10-13 Desember mendatang.

  • Bagikan