Waspada
Waspada » OTK Lempar Kaca Truk Di Jalinsum Besitang
Sumut

OTK Lempar Kaca Truk Di Jalinsum Besitang

TRUK pengangkut TBS mengalami pecah kaca depan akibat dilempar OTK di Jalinsum Bukitmas, Besitang. Waspada/Ist

BESITANG (Waspada): Sopir angkutan barang antar provinsi mulai resah akibat aksi vandalis berupa pelemparan truk yang dilakukan orang tak dikenal (OTK) di Jalinsum Medan – Aceh, tepatnya di kawasan Simpang Bukitmas, Kec. Besitang.

Sebuah truk Colt Diesel dengan nomor polisi BL 8759 DB yang dikemudikan Karim, warga Aceh, mengalami pecah kaca depan akibat dilempar OTK ketika melintas di Jalinsum Simpang Bukitmas, Kec. Besitang, Selasa (4/5) malam.

Saat itu, armada truk angkutan barang tersebut hendak kembali ke Aceh setelah mengangkut hasil perkebunan berupa tandan buah segar kelapa sawit (TBS) ke salah satu pabrik kelapa sawit (PKS) di Langkat, Sumut.

Sopir truk spontan terkejut saat armada yang dikendarainya tiba-tiba dilempar OTK dengan batu saat melintas di Jalinsum Bukitmas sehingga mengakibatkan kaca bagian depan pecah.

Toke sawit asal Aceh, Jarul, kepada Waspada mengatakan, sopir truk tidak mengetahui atau tidak melihat sosok pelaku kejahatan jalanan ini karena pada saat terjadi aksi pelemparan kondisi cuaca di lokasi kejadian gelap.

“Pasca kejadian, sopir terus melanjutkan perjalanan ke Aceh dan ia tidak membuat laporan pengaduan kepada aparat kepolisian setempat,” katanya seraya berharap, peristiwa kejahatan seperti ini tak terjadi lagi.

Aksi pelemparan terhadap truk mengundang kecaman dari sejumlah pengemudi angkutan barang. Mereka mendesak kepolisian untuk mengoptimalkan kegiatan patroli, terutama di titik-titik rawan terjadi aksi kejahatan.

Kehadiran aparat kepolisian tentu sangat diharapkan para awak angkutan barang guna memberi rasa aman, apalagi ancaman yang dihadapi sopir bukan hanya aksi pelemparan, tapi juga aksi dari komplotan bajing loncat.

Beberapa waktu lalu, OTK kerab menyasar bus angkutan umum antar provinsi. Bus mewah asal Aceh dahulunya kerab menjadi sasaran pelemparan OTK, namun belakangan ini, aksi vandalisme ini tidak pernah terdengar lagi.(a10)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2