Orangtua Meninggal Akibat Covid-19, 94 Anak Jadi Yatim Piatu Di Pematangsiantar

  • Bagikan

            PEMATANGSIANTAR (Waspada): Orangtua meninggal akibat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), 94 anak menjadi yatim piatu di Kota Pematangsiantar.

“Ada 94 anak yang menjadi yatim, piatu dan yatim piatu akibat orangtuanya meninggal, dampak dari Covid-19,” sebut Kabid Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Pemko Risbon Sinaga ketika dihubungi Sabtu (4/9).

Menurut Risbon, DP3A telah selesai atau tuntas melakukan pendataan dan menemukan 94 anak yang orangtuanya meninggal akibat Covid-19.

“Pendataan dilakukan DP3A untuk menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Menteri Sosial (Mensos) RI No. S-236/MS/C/HK.01/B/2021 tanggal 9 Agustus 2021 perihal data anak yang orangtuanya meninggal, karena Covid-19 kepada para bupati/wali kota dan Sekda di seluruh Indonesia.

Risbon menyebutkan sudah sejak dua minggu kemarin dikerjakan pendataan dan Jumat (3/9) sudah tuntas. “Pendataan itu sebagai tindak lanjut surat Mensos RI dan Sekda Pematangsiantar. Softcopy dari pendataan itu sudah kita kirim ke Kementerian Sosial (Kemensos) RI, tinggal surat resminya, kita kirimkan Senin (6/9).”

Mengenai tindak lanjut pendataan itu, menurut Risbon hal itu merupakan kewenangan Kemensos RI dan tugas mereka hanya melakukan pendataan dan mengirimkan datanya ke Kemensos RI. “Kita tunggulah proses selanjutnya.”

Anehnya, Kepala DP3A Pariaman Silaen yang dihubungi sebelumnya, Jumat (3/9) tidak mengetahui bawahannya di DP3A telah selesai melakukan pendataan dan malah menyebutkan masih melakukan pendataan ke kelurahan. “Sampai sekarang, kita masih melakukan pendataan ke kelurahan. Nanti, kalau sudah dapat datanya akan kami kabari ya.”

Ketika disebutkan para bawahannya telah tuntas melakukan pendataan, Pariaman bersikeras mengatakan belum tuntas dan masih melakukan pendataan. “Belum, mungkin hari Seninlah (6/9) dapat datanya.”

Menjawab pertanyaan tentang pernyataan Kepala DP3A itu tentang pendataan baru dilakukan, Risbon dengan tertawa mengatakan, “kalian sendirilah menilainya.”(a28/C).

Keterangan foto:

Kabid Sosial DP3A Pemko Pematangsiantar Risbon Sinaga, Sabtu (4/9) menyebutkan sebanyak 94 anak yatim piatu yang orangtuanya meninggal akibat Covid-19 sudah didata dan softcopy pendataan sudah dikirim ke Kemensos RI, Jumat (3/9).(Waspada-Edoard Sinaga).

Kepala DP3A Pemko Pematangsiantar Pariaman Silaen, Jumat (3/9) menyebutkan pendataan baru mau dimulai pada Senin (6/9), padahal bawahannya menyebutkan hasil pendataan sudah dikirim ke Kemensos RI pada Jumat (3/9).(Waspada-Edoard Sinaga).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.