Waspada
Waspada » Ombudsman Sumut: Penjagaan Tahanan BNNK Deliserdang Memprihatinkan
Sumut

Ombudsman Sumut: Penjagaan Tahanan BNNK Deliserdang Memprihatinkan

Kepala Ombudsman Sumut, Abyadi Siregar (masker hitam) saat melihat kondisi ruangan tahanan. Waspada/Edward Limbong
Kepala Ombudsman Sumut, Abyadi Siregar (masker hitam) saat melihat kondisi ruangan tahanan. Waspada/Edward Limbong

 

DELISERDANG (Waspada): Pasca lima tahanan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) kabur dari sel tahanan, Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di BNN Provinsi dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deliserdang, Selasa (18/5).

Ombudsman pun mengakui kondisi penjagaan baik di BNN Provinsi maupun BNNK Deliserdang sangat memprihatikan.

‘Ya, tadi kami sudah Sidak di dua tempat ya, BNN Provinsi dan BNNK Deliserdang. Jadi ada beberapa catatan kita ya, khusus BNNK Deliserdang ini lebih memprihatinkan sekali, memang sama-sama tidak mempunyai pejaga tahanan khusus ya. Bedanya kalau di BNN Provinsi tadi penyidik polisi yang diperbantukan untuk menjaga tahanan. Sedangkan di sini security, artinya BNN Deliserdang tidak punya penjaga khusus tahanan,” kata Kepala Ombudsman Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar kepada Waspada.id, Selasa (18/5) usai melakukan Sidak.

Kehadiran Abyadi bersama dua rekannya tersebut di BNN Deliserdang sekitar pukul 16:30 WIB. Tampak para pegawai di BNN Deliserdang tidak begitu mengetahui siapa yang hadir di kantor mereka, tidak lama berselang Kasubag Umum Warianto pun datang menghampiri Abyadi dan mempersilahkan melihat kondisi ruangan tahanan.

Abyadi pun menyebutkan, pihaknya melakukan sidak karena ingin mengetahui infrastruktur ruangan tahanan, penjagaan hingga Standard Operational Procedure (SOP).

“Sidak kita ini berangkat dari kasus kaburnya lima orang tahanan dari BNN Provinsi, lalu kita ingin melihat kondisi yang terjadi, baik infrastruktur ruangan tahanannya maupun SOP nya,” sebutnya.

Dengan kondisi yang sangat memprihatikan tersebut, Abyadi sangat berharap adanya perbaikan khususnya penjagaan ruangan tahanan baik BNN Provinsi, BNNK di Indonesia khususnya di Sumut agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

“Ini yang menurut kita yang jadi perhatian BNN dan saya kira juga Kemenkumham karena di BNN Provinsi itu dia cabang Rutan Kelas I Medan, jadi Kemenkumham untuk merekrut penjaga tahanan dengan jumlah yang maksimal,” harapnya. (a16/a01).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2