Waspada
Waspada » Oknum Jaksa Di Tapsel Dilaporkan Ke Polisi
Headlines Sumut

Oknum Jaksa Di Tapsel Dilaporkan Ke Polisi

Oknum Jaksa Di Tapsel Dilaporkan
Terdakwa kasus narkoba yang divonis bebas murni karena tidak terbukti, melaporkan oknum jaksa di Tapsel inisial AF.(Waspada/Andi Nasution)

P. SIDIMPUAN (Waspada): Diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang terdakwa, oknum jaksa diketahui bertugas di Kejaksaan Negeri Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), berinisial AF dilaporkan ke Mapolres Padangsidimpuan.

Dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum jaksa inisial AF berawal pada Rabu 26 Februari 2020 sore.

Peristiwanya saat terdakwa kasus narkoba yang divonis bebas karena tidak terbukti atas nama Ali Soman Harahap usai menjalani sidang di PN Kota Padangsidimpuan.

Ali Soman Harahap menuturkan, usai sidang, dibawa kembali menuju Rumah Tahanan (Rutan) Sipirok sebelum dipulangkan ke pihak keluarga.

Saat itu di dalam mobil minibus hanya ada Ali Soman Harahap bersama AF, seorang sopir dan seorang petugas Kejari lainnya.

Di dalam perjalanan setiba di Jalan SM Raja, Padangsidimpuan, tiba-tiba oknum jaksa inisial AF langsung memukul Ali Soman Harahap.

Tidak hanya itu, AF juga menggunakan gagang senjata jenis pistol memukul Ali Soman Harahap secara berulang-ulang.

Di dalam mobil itu, Ali Soman Harahap juga diancam hidupnya tidak akan tenang karena polisi akan disuruh menjebak Ali Soman Harahap.

“Sedikit pun saya tidak berani untuk melakukan perlawanan, ujar Ali Soman.

Setelah beberapa kali melakukan pemukulan, mereka menghentikan mobil dan membelikan tisu untuk membersihkan bekas darah dari luka akibat pukulan.

Dan selanjutnya mereka makan di daerah Batunadua, dan saya tetap di dalam mobil dalam kondisi tangan diborgol,” tuturnya.

Alasan Jatuh

Kemudian, kata Ali Soman, dia dibawa kembali ke Rutan Sipirok dan dianjurkan memberikan alasan jatuh di kamar mandi bila seseorang bertanya.

“Saat kuasa hukum saya bertanya kondisi wajah saya, awalnya saya tidak berani untuk berkata jujur. Setelah didesak akhirnya saya pun berkata jujur telah dianiaya dan selanjutnya kuasa hukum saya menganjurkan untuk membuat laporan ke Mapolres Padangsidimpuan atas tindak pidana penganiayaan,” ujarnya.

Atas saran itu, Ali Soman bersama kuasa hukumnya atas nama Sahor pada Rabu 26 Februari 2020 sekitar pukul 22:00, resmi membuat laporan ke Markas Polres Padangsidimpuan. “LP nya sesuai dengan nomor STPL/74/II/2020/SU/PSP, diterima oleh Kanit SPKT Aiptu Timbul H Harahap,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan, AKP Bambang Herianto melalui selularnya mengaku sudah mengetahui adanya LP terhadap oknum jaksa.

“Laporannya akan kita tindaklanjuti dan kita akan memanggil saksi-saksi untuk dimintai keterangan,” ucapnya. (c02/a34)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2