Objek Wisata Ditutup, Bupati Monitoring Pos Penyekatan

Objek Wisata Ditutup, Bupati Monitoring Pos Penyekatan

  • Bagikan
Bupati Samosir Vandiko T Gultom bersama jajaran melakukan peninjauan Pos Penyekatan di pintu masuk ke Kabupaten Samosir. Objek Wisata Ditutup, Bupati Monitoring Pos Penyekatan. (Waspada/Tumpal P Sijabat)
Bupati Samosir Vandiko T Gultom bersama jajaran melakukan peninjauan Pos Penyekatan di pintu masuk ke Kabupaten Samosir. Objek Wisata Ditutup, Bupati Monitoring Pos Penyekatan. (Waspada/Tumpal P Sijabat)

SAMOSIR (Waspada) : Dalam rangka pelaksanaan PPKM Mikro di Kabupaten Samosir, dimana objek wisata di daerah ini ditutup untuk pengunjung dari luar Samosir sebagai upaya menghempang penyebaran Covid-19, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, melakukan monitoring pos penyekatan akses masuk.

Pos penyekatan yang ditinjau oleh Bupati Samosir adalah Pelabuhan Simanindo, Pelabuhan Sumber Sari Tomok, Pelabuhan Lopo Parindo dan Pelabuhan Fery KMP Tao Toba, Tomok.

Bupati Vandiko melihat langsung kesiapan personel dan sarana prasarana pos penyekatan akses pintu masuk ke Samosir.

Pos penyekatan ini didirikan untuk membatasi dan memperketat pelaku perjalanan dari luar Samosir yang ingin berwisata, hal itu adalah upaya untuk menekan angka penyebaran Covid-19. Selain itu, Bupati juga memberi semangat dan menyerahkan logostik berupa masker, hand sanitizer, vitamin dan suplemen berupa susu kepada para petugas gabungan.

Bupati Samosir menyampaikan kepada seluruh petugas agar selalu tegas dan waspada terhadap para pengunjung yang akan datang ke Kabupaten Samosir dengan memperhatikan paraturan protokol kesehatan dan syarat administrasi perjalanan seperti identitas diri, surat/sertifikat vaksin, surat keterangan rapid test antigen negatif.

Bupati juga berharap kerjasama yang baik dari masyarakat dari luar untuk menunda perjalanan dan warga Samosir dengan kesadaran sendiri mematuhi Prokes agar tidak menjadi klaster baru di Kabupaten Samosir.

Dari hasil monitoring, petugas penyekatan memulangkan puluhan pengunjung dan 7 unit mobil karena bukan warga Samosir dan tidak memiliki sertifikat vaksin dan surat keterangan hasil swab/PCR negatif.

Dengan adanya Pos Penyekatan pelaku perjalanan di beberapa pelabuhan sangat berkurang secara signifikan dari yang biasa. (cts)

  • Bagikan