Nilasari Jadi Rektor IAIDU Asahan - Waspada

Nilasari Jadi Rektor IAIDU Asahan

  • Bagikan

KISARAN (Waspada): Membangun bangsa ini melalui pendidikan yang islami, berakhlak dan berkarakter, Hj,Nilasari Siagian, SH, S.Pd.I, MH, diangkat menjadi Rektor Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan periode 2021-2025.

Pelantikan ini dilakukan di Aula IAIDU Asahan, Senin (27/9), berdasarkan Surat Keputusan Ketua Umum Yayasan Pesantren Modern Daar Al Uluum (PMDU) Asahan No:14/ 2021, tentang Pengangkatan Rektor IAIDU Asahan masa bakti 2021-2025 tertanggal 27 September 2021.

Ketua Yayasan Pesantren Modern Daar Al Uluum (PMDU) Asahan Drs.H.A.Muin Isma Nasution, dalam sambutannya, berharap agar IAIDU kedepan bisa membuka perkuliahan umum, sehingga bisa naik tingkat dari institut menjadi universitas, dengan dimulainya Program Pendidikan Doktor (S-3) bagi 13 dosen IAIDU untuk menempuh pendidikan di UIN Sumut dan Universitas Muhammadiyah Malang.

“Dengan lulusnya 13 dosen dalam pendidikan S-3, nantinya IAIDU Asahan mampu membuka perkuliahan pendidikan magister (S-2),” jelas Muin.

Sedangkan Rektor IAIDU Asahan Hj,Nilasari Siagian, SH, S.Pd.I, MH, dalam sambutannya menjelaskan menjadi suatu kehormatan bagi dirinya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan Drs.H. A.Muin Isma Nasution, yang telah menjadi Rektor sejak 1998. IAIDU adalah aset nasional, maka demi mempertahankan prestasi mencapai tujuan yang lebih tinggi.

IAIDU Asahan siap untuk bergandeng tangan dengan seluruh perguruan tinggi, pemerintah daerah, untuk bersama-sama membangun bangsa ini melalui pendidikan yang lebih baik, islami, berakhlak dan berkarakter.

“Mari kita bangkitkan bersama IAIDU Asahan menjadi kampus tercinta yang unggul, tempat mencetak generasi bangsa yang mengintegrasikan ilmu dengan nilai-nilai keislaman dalam akhlakul kharimah,” jelas Nilasari.

Oleh seban itu, Nilasari, dalam membangun IAIDU, merujuk dengan ungkapan Sayyidina Ali RA, bekerja adalah rekreasi terbaik, sehingga bila semua pekerjaan diiringi hati yang ikhlas dan gembira maka akan mampu bekerja dengan cerdas dan sampai tuntas untuk pencapaian terbaik.

“Dari itu mari kita kuatkan niat pekerjaan yang kita lakukan ini sebagai amal ibadah kita yang kelak akan mendapat pahala yang diridhoi Allah SWT,” jelas Nilasari. (a02/a19/a20)

  • Bagikan