Waspada
Waspada » Nenek 88 Tahun Ditemukan Meninggal Di Bah Kasindir
Sumut

Nenek 88 Tahun Ditemukan Meninggal Di Bah Kasindir

Proses evakuasi mayat Remi Sitorus,88,. Remi akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal di pinggiran Sungai Bah Kasindir, setelah dua hari dinyatakan hilang, Kamis (20/2). Ramsiana Gultom/Wapada.

SIMALUNGUN (Waspada): Seorang nenek 88 tahun ditemukan meninggal di Bah Kasindir, Simalungun.

Nenek bernama Remi Sitorus, 88, ditemukan meninggal setelah dinyatakan hilang sejak Selasa (18/2) yang lalu.

Mayat Remi ditemukan warga marga Sirait yang ikut melakukan pencarian di pinggir Sungai Bah Kasindir, Kamis (20/2) sekira pukul 12.45 WIB.

Dari keterangan putri kandung Remi, Delmeria br Silaen, 52, sebelumnya, korban bersama keluarga besarnya sedang menghadiri pesta perkawinan putri Delmeria (cucu korban) di Dusun Saribulawan, Nagori Bandar Dolok, Kecamatan Dolok Panribuan, Kab. Simalungun.

Keberadaan korban baru diketahui hilang sekira pukul 18.00 WIB.

“Mamaku memang sudah pikun, bahkan saya memilih tidak bekerja hanya untuk menjaganya di rumah. Memandikan, memberi makan dan semuanya saya yang lakukan”, ujar Delmeria beruarai air mata.

Koordinator SAR Danau Toba Octo Albert Tambunan, S.Pd. ketika dikonfirmasi Waspada mengatakan, Remi Sitorus ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar 500 meter dari titik pencarian awal.

“Anggota yang melakukan penyisiran mulai dari pagi hari dengan menggunakan ban tidak melihat adanya mayat, namun akhirnya korban ditemukan oleh warga bermarga Sirait,” terang Otto.

Kepala Pelaksana BPBD, Edwin Tony Simanjuntak mengakui pihaknya langsung turun setelah menerima laporan dari camat.

“Begitu ada laporan dari Camat, kita langsung turun ke TKP dan melakukan pencarian, Rabu (19/2). Korban baru ditemukan siang ini. Terimakasih kepada seluruh masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam pencarian ini”, ujar Edwin.

Senada, Camat Dolok Panribuan, Septiaman Purba membenarkan telah ditemukan warganya yang hilang atas nama Remi Sitorus.

“Baru saja kita kehilangan anak hanyut terbawa arus irigasi di Palia Naopat, kini seorang nenek 88 tahun ditemukan meninggal. Kedua nya berhasil kita temukan berkat kerjasama tim. Semoga seluruh keluarga yang berduka dihiburkan Tuhan hatinya, ini juga duka kita bersama masyarakat Dolok Panribuan”, ungkap Purba. (crg)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2