Waspada
Waspada » Nek Lis Hembuskan Nafas Terakhir Dirumah Pelangganya
Sumut

Nek Lis Hembuskan Nafas Terakhir Dirumah Pelangganya

 

BERASTAGI(Waspada): Seorang wanita paruh bayah berprofesi tukang kusuk ditemukan sudah tidak bernyawa lagi di rumah pelangganya Dusun II, Desa. Lau Gumba, Kecamatan Berastagi, sekira pukul 08.00 Wib, Jumat(16/4).

” Setelah menerima laporan dari warga, pihaknya bersama anggota Opsnal dan Tim Inafis Polres T. Karo segera menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi mayat ke RSUD Kabanjahe,” kata Kapolsekta Berastagi Kompol L Marpaung melalui Kanitreskrim Ipda H F Marpaung kepada Waspada.id.

Korban diketahui bernama Lilis Kustiar Ningsih alias Nek Lis, 64 asal Malang ini, mengontrak di Desa. Rumah Berastagi, Kecamatan Berastagi milik Fedrik Yakobus Sigiro. Korban pertama kali diketahui sudah tidak bernyawa lagi oleh saksi Paimin dan istrinya.

Kepada petugas, saksi mengaku sebelumnya ,Kamis(15/4) sekira pukul 17.00 Wib korban di panggil kerumah untuk mengusuknya dan istrinya. Selama melakukan kusuk korban meminta kepada saksi kalau sampai kemalaman, saksi mengantarkannya ke Simpang Lau Gumba. Saksi menyebutkan mengapa harus sampai simpang dan saksi mengaku setelah selesai berjanji akan mengantarkan koban sampai ke kontrakanya.

Setelah selesai mengusuk saksi Paimin dan istrinya, menyepakati saksi tidak jadi mengantarkan korban, dikarenakan hujan deras terus menerus sampai akhirnya, saksi dan istrinya menyarankan agar korban istirahat dirumah mereka saja, karena sudah kemalaman dan hujan tak kunjung reda.

Korbanpun akhirnya beristirahat dirumah saksi dan akan kembali kekontrakanya esoknya. Keesokannya sekira pukul 07.00 Wib saksi bersama istrinya hendak keluar rumah dan melihat korban dengan posisi telungkup sambil saksi mengatakan, jangan lupa kunci kembali pintunya sambil saksi menutup pintu dari luar.

Sekitar satu jam kemudian saksi bersama istrinya kembali kerumah dan beberapa kali memanggil korban, namun korban tetap tidak menyaut panggilan. Tanpa ada rasa curiga saksi dan istri mendekati korban sambil menyentuh tubuh korban, namun korban tetap tidak menjawab dan seketika itu saksi langsung melaporkan kejadian itu Kades dan dilanjutkan ke Polsekta Berastagi.

Dari hasil pemeriksaan di RSUD Kabanjahe menyebutkan, korban murni meninggal dunia dan dari hasil pemeriksaan tim medis disekujur tubuh korban, tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan. Sementara dari pemilik kontrakan tempat korban tinggal selama ini, juga menyebutkan beberapa hari lalu korban mengeluhkan sakit demamnya.

Pihak Polsekta Berastagi dan RSUD Kabanjahe mengaku, korban saat ini masih berada di kamar jenazah, menunggu dijemput pihak keluarganya. Diketahui korban berasal dari Kota Malang Jawa Timur dan memiliki ciri ciri, tinggi 150 cm, perawakan sedang, memakai cincin di jari tangan sebelah kiri, rambut keriting dan kulit sawo matang, jelas Marpaung.(c02)

Waspada/Ist

KAPOLSEKTA Berastagi bersama tim saat menunjuk jasad korban dengan posisi telungkup di rumah saksi

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2