Waspada
Waspada » Napi Asal Tapteng Kendalikan Narkoba Dari Rutan Humbahas
Headlines Sumut

Napi Asal Tapteng Kendalikan Narkoba Dari Rutan Humbahas

KASAT Narkoba Polres Humbahas, AKP Rissad Manalu memberi keterangan atas penangkapan peredaran narkoba. Napi Asal Tapteng Kendalikan Narkoba Dari Rutan Humbahas. Waspada/ist
KASAT Narkoba Polres Humbahas, AKP Rissad Manalu memberi keterangan atas penangkapan peredaran narkoba. Napi Asal Tapteng Kendalikan Narkoba Dari Rutan Humbahas. Waspada/ist

DOLOKSANGGUL (Waspada): Narapidana (Napi) asal Kabupaten Tapanuli Tengah, MAM, 52 diduga kendalikan peredaran narkoba jenis sabu dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas II B Humbahas.

Kapolres Humbahas, AKBP Ronny Nicholas Sidabutar melalui Paur Subbag Humas, Bripka SB Lolobako, dari aplikasi WhatsApp, Senin (17/5) mengatakan, terkuaknya jaringan peredaran barang haram itu  atas penangkapan GS alias Mora, 52, dan ATP alias DER, 37 yang membawa narkoba jenis sabu, seberat 13 gram.

Kedua  laki-laki yang berasal dari Desa Pahieme Kec. Sorkam Barat Kab. Tapanuli Tengah itu diciduk Satres Narkoba Polres Humbahas di Desa Aek Godang Arban, Kec. Onanganjang, Kab. Humbahas, Selasa (11/5) sekira pukul 12:00 WIB.

Kata Lolobako, saat dilakukan penggeledahan, dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti satu bungkus plastik transparan berisikan narkotika jenis sabu dengan berat kotor (brutto) 13 gram. Barang itu terbungkus dalam plastik warna biru dan selembar tisu warna putih. Petugas juga menyita satu unit sepeda motor Honda Revo Fit dan handphone.

Selanjutnya, setelah dimintai keterangan, kedua lelaki kurir sabu itu mengaku disuruh oleh MAM, napi yang sedang ditahan di Rutan Kelas II B Humbahas. Dalam pengembangan peredaran narkoba itu, petugas kemudian mengamankan dan membawa MAM ke Mapolres Humbahas.

Kepada polisi, Napi itu mengakui pembuatannya yang menyuruh GS dan ATP untuk mengantarkan narkoba jenis sabu ke Rutan Klas II B Humbahas. Dari tangan Napi asal Tapteng itu, polisi menyita dua unit handphone.

Kepada tersangka GS dan ATP, petugas menjerat Pasal 114 Ayat (2) Yo Pasal 112 Ayat (2) UU RI Nomor 35 /2009 tentang Narkotika. Sementara, napi, Mikael Agustinus Marbun dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Yo Pasal 132 Ayat (1) UU RI Nomor 35/ 2009 tentang Narkotika. (cas)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2