MUI Sidimpuan Beri Pencerahan Kepada Imam Dan Khatib Masjid - Waspada

MUI Sidimpuan Beri Pencerahan Kepada Imam Dan Khatib Masjid

  • Bagikan

P.SIDIMPUAN (Waspada) : Dalam rangka memberikan pencerahan sekaligus penguatan kepada imam dam khatib Masjid, Komisi Pendidikan, Kaderisasi dan Pembinaan Seni Budaya Islam Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padangsidimpuan gelar Pelatihan Kader Muda Imam dan Khatib se-Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Kamis (25/11).

Pelatihan kader muda imam dan khatib yang digelar di Aula Rumah Wakil Wali Kota Padangsidimpuan Ir. Arwin Siregar, Desa Sabungan Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, dibuka Ketua MUI Padangsidimpuan Ustadz Zulpan Efendi Hasibuan MA dan dihadiri Ketua MUI Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru

Untuk memberikan pencerahan kepada kader muda imam dan khatib tersebut, panitia kegiatan menghadirkan Dosen IAIN Padangsidimpuan yang juga Wakil Ketua MUI Padangsidimpuan Ustadz Dr. Zul Anwar Azim Harahap, Ustadz Drs.H.Ansor Hasibuan dam Ketua MUI Padangsidimpuan Ustadz Zulpan Efendi Hasibuan sebagai nara sumber.

Ketua MUI Padangsidimpuan Ustadz Zulpan Efendi Hasibuan MA mengatakan pelatihan terhadap kader muda imam dan khatib sangat penting dengan harapan seluruh masjid memiliki imam dan khatib yang benar-benar memahami standar menjadi seorang iman dan khatib.

Khutbah yang disampaikan khatib baik dalam sholat wajib maupun sunat, ucap Ketua MUI Padangsidimpuan, sebaiknya pendek atau tidak terlalu panjang dan sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW sebaiknya Sholat lebih panjang dari khutbah.

Pada khutbah pertama, lanjut Ustadz Zulpan idealnya muatannya disesuaikan dengan kondisi yang dan harus ada ayat Alquran yang dibacakan. Sedangkan khutbah kedua harus ada doa meminta ampunan kaum muslimin dan muslimat kepada Allah SWT. “Jika rukunnya tidak terpenuhi, khutbah itu sehingga tidak sah,” jelas Ketua MUI.

Wakil Ketua MUI Padangsidimpuan Ustadz Dr.Zul Anwar Azim Harahap (kiri depan) saat menjelaskan tentang syarat menjadi imam terhadap peserta pelatihan kader muda imam dan khatib se-Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Kamis (25/11).Waspada/Mohot Lubis

Dr. Zul Anwar Azim Harahap dalam paparannya menjelaskan tentang syarat menjadi imam saat mendirikan sholat berjamaah dan tanggungjawab imam sangat besar. “Yang paling berhak jadi iman yakni siapa yang hadir saat sholat hendak didirikan,” katanya.

Menurutnya menjadi imam bukanlah hal yang mudah karena harus memahami cara membaca membaca Alquran yang benar dan tidak baik berimam kepada orang yang tidak disukai atau dibenci masyarakat.”Makruh hukum beriman kepada orang yang dibenci masyarakat,” tuturnya,

Sedangkan Ustadz Drs.H.Ansor Hasibuan menjelaskan tentang cara membaca ayat Alquran yang benar sebab jika tidak sesuai maka pengertiannya bisa lain sambil mempraktikkan cara membaca Surat Alfatihah.

Ketua Panitia Pelatihan Kader Muda Imam dan Khatib se-Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Dr.Hamdan Hasibuan mengatakan peserta pelatihan tersebut sebanyak 50 orang terdiri dari satu orang iman dan satu orang khatib dari masing-masing masjid.(a39).

Ket.Foto Utama : Ketua MUI Padangsidimpuan Ustadz Zulpan Efendi Hasibuan MA (tengah) didampingi Ketua Panitia Dr.Hamdan Hasibuan (2 kiri), Wakil Ketua MUI Padangsidimpuan Ustadz Dr.Zul Anwar Azim Harahap (kiri) dan Ketua MUI Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru (2 kanan) memberikan pencerahan kepada kader muda imam dan khatib se-Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Kamis (25/11). Waspada/Mohot Lubis

  • Bagikan