Banyak Hadis Palsu Beredar
P.SIDIMPUAN (Waspada) : Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H/2025 M, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padangsidimpuan gelar Zikir dan Tabligh Akbar di Masjid Agung Al-Abror Padangsidimpuan, Kamis (27/2/2025).
Zikir dan Tabligh Akbar yang dihadiri ratusan kaum ibu dari berbagai kelompok pengajian seperti BKMT Padangsidimpuan, Majelis Taklim Perempuan Indonesia, Majelis Taklim Almira, Majelis Taklim Multazam, Pengajian Akbar Kota Padangsidimpuan dihadiri Wali Kota Padangsidimpuan Dr.Letnan Dalimunthe M.Kes diwakili Asisten II H.Rahuddin Harahap SH, MH.
Juga hadir Kapolres Padangsidimpuan diwakili Kabag SDM, AKP Sulhan Arifin Siregar SH, Ketua MUI Padangsidimpuan ustadz Drs.H.Zulfan Efendi Hasibuan, MA, Kakan Kemenag Kota Padangsidimpuan Dr.H. Erwin Kelana Nasution, MA, Ketua PCNU Kota Padangsidimpuan H.Misbahuddin Nasution, Muhammadiyah, Al-Wasliyah, serta alim ulama dan masyarakat.

Ketua Panitia Zikir dan Tabligh Akbar dalam rangka penyambutan bulan suci Ramadhan 1446 H, Drs.H.Samsuddin Pulungan MA mengatakan dalam memberikan pencerahan dan siraman rohani umat, MUI Padangsidimpuan menghadirkan Ketua MUI Mandailing Natal, ustadz Muhammad Nasir LC sebagai penceramah.
Tujuan dari Penyambutan Bulan Suci Ramadhan ini, ucap Samsuddin, selain telah menjadi agenda tahunan MUI Padangsidimpuan juga menjadi momentum silaturahmi sesama umat Islam dan peningkatan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
Ketua MUI Kota Padangsidimpuan ustadz Drs.H.Zulfan Efendi Hasibuan, MA dalam sambutannya mengajak umat Islam, khususnya peserta zikir dan tabligh akbar untuk memaksimalkan ibadah di bulan Ramadhan mengingat Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah.
Ustadz Zulfan mengungkapkan bahwa MUI merupakan tenda besar umat Islam yang menaungi umat.Majelis Ulama Indonesia mempunyai tugas sebagai pelayan umat dan menjaga umat .”Jangan sampai umat Islam memakan makanan yang haram,” ucapnya
Ketua MUI menegaskan bahwa majelis ulama merupakan mitra pemerintah.”Kata Rasulullah, ada dua unsur agar masyarakat terjaga yakni ulama dan umaroh.Jika dua unsur ini rusak maka rusaklah umat ini,” ujar ustadz Zulfan seraya mengajak masyarakat untuk ikut menjaga, mendukung dan membesarkan MUI.
Kakan Kemenag Kota Padangsidimpuan Dr.H. Erwin Kelana Nasution dan Walikota Padangsidimpuan diwakili Asisten II Rahuddin Harahap SH MH menyambut baik zikir dan tabligh akbar yang digelar MUI Kota Padangsidimpuan dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H.
Terkait dengan agenda MUI yang akan menggelar kegiatan bersama ormas Islam dalam melahirkan pendapat dan masukan kepada Pemko Padangsidimpuan sebagaimana diungkapkan Ketua MUI Padangsidimpuan dalam sambutannya, disambut positif Rahuddin Harahap.”Itu hal yang sangat baik, nanti disampaikan pada kajian publik dalam rangka penyusunan rencana pembangunan 5 tahun kedepan,” katanya.
Banyak Hadis Palsu Beredar
Ketua MUI Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ustadz Muhammad Nasir LC mengatakan banyak hadis palsu yang beredar di tengah-tengah masyarakat terkait dengan ajakan bergembira dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

“Belakangan ini banyak sekali hadis-hadis yang terkait dengan bergembira masuknya bulan Ramadhan.Hadis ini sudah saya teliti, ternyata hadis itu adalah hadis palsu atau hadis bohong yang dibuat buat,” kata ustadz Muhammad Nasir LC dalam ceramahnya pada acara penyambutan bulan suci Ramadhan yang digelar MUI Padangsidimpuan.
Ustadz Muhammad Nasir yang merupakan alumni S2 jurusan hadis menjelaskan, walaupun tujuan hadis tersebut untuk kebaikan namun tidak boleh karena menyangkut Rasulullah.”Kata Rasulullah, siapa yang berbuat bohong mengatasnamakan ku, sesungguhnya sudah menyiapkan tempat n ya di api neraka,” jelasnya.
Bahkan Ketua MUI Madina tersebut mengungkapkan bahwa ia mendatangi MUI untuk menolak artefak Rasulullah, sebab tidak mungkin artefak Rasulullah datang ke Indonesia.’Saya pasang badan karen ini terkait dengan Rasulullah,” tegas ustadz M.Nasir.
Terkait dengan penyambutan bulan suci Ramadhan, ustadz M.Nasir menegaskan harus disambut dengan bahagia karena Ramadhan merupakan bulan yang mulia, luar biasa, penuh keberkahan.” Di bulan Ramadhan ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan.
“Ramadhan memanggil kita, perbanyak kebaikan karena Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah dan bulan penuh pengampuan,” kata Ketua MUI Madina sambil mengajak umat Islam untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. (a39).
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaZRiiz4dTnSv70oWu3Z dan Google News Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News ya.