Waspada
Waspada » MTQN Diharapkan Bukan Sekedar Seremoni
Sumut

MTQN Diharapkan Bukan Sekedar Seremoni

Pembukaan MTQN ke-53 tingkat Kota Pematangsiantar ditandai dengan penekanan tombol sirene dan foto bersama di lapangan Haji Adam Malik, Rabu (24/3). MTQN Diharapkan Bukan Sekedar Seremoni. Waspada-Edoard Sinaga
Pembukaan MTQN ke-53 tingkat Kota Pematangsiantar ditandai dengan penekanan tombol sirene dan foto bersama di lapangan Haji Adam Malik, Rabu (24/3). MTQN Diharapkan Bukan Sekedar Seremoni. Waspada-Edoard Sinaga

PEMATANGSIANTAR (Waspada): MTQN diharapkan bukan sekedar seremoni, namun dapat menjadi sarana untuk memperkuat iman dan takwa, sekaligus sebagai momentum penguatan Syiar Islam sebagai Rahmatan Lil’aalamiin.

“Serta memupuk dan menjadi perekat antar umat beragama di Indonesia, khususnya di Pematangsiantar,” harap Wali Kota Pematangsiantar saat membuka MTQN ke-53 dan Gebyar Lintas Budaya Seni Qasidah Islam tingkat Pematangsiantar di lapangan Haji Adam Malik, Rabu (24/3).

MTQN, lanjut Wali Kota, merupakan wahana pemersatu umat yang merupakan bagian dari pengenalan dan Syiar Islam yang harus disampaikan melalui lantunan ayat-ayat suci Alquran, hingga umat Islam mendengarkan lantunan bait per bait Alquran akan semakin tergugah dan terbuka hatinya mempelajari Alquran.

“Kegiatan MTQN ini juga harus bisa menjadi barometer untuk mengukur sudah sejauh mana kita mampu membaca dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran dalam kehidupan kita sehari-hari,” sebut Wali Kota.

Menurut Wali Kota, Pematangsiantar akan dipercayakan menjadi tuan rumah MTQN tingkat Provsu tahun 2022. “Saya mengajak seluruh pegiat Alquran, khususnya LPTQ serta IPQOH Pematangsiantar  menjadikan MTQN sebagai ajang untuk mencari bibit-bibit potensial di bidang baca tulis Alquran.”

“Kami berharap juga agar pembinaan para Qori dan Qoriah, Hafizh dan Hafizhah serta cabang-cabang Musabaqah lainnya semakin ditingkatkan di tahun 2021 ini, hingga pada MTQN tingkat Provsu yang akan datang, para Qori dan Qoriah dapat lebih berprestasi,” harap Wali Kota.

Kepada para Dewan Hakim, Wali Kota berpesan untuk lebih teliti dan seksama dalam melakukan penilaian serta tidak pilih kasih dan menjunjung tinggi kejujuran. “Jadilan Dewan Hakim yang professional sesuai keilmuan para Dewan Hakim, hingga kita bisa memperoleh Qori dan Qoriah yang benar-benar potensial dan berprestasi, demi nama baik dan mewujudkan Pematangsiantar yang mantap, maju dan jaya.”

Ketua DPRD Timbul Marganda Lingga menyebutkan kegiatan MTQN memiliki arti yang sangat penting. “Selain untuk memotivasi umat agar lebih mencintai Alquran, juga dapat menjaga suasana yang religius di Pematangsiantar. Kegiatan MTQN harus mampu membumikan Alquran, hingga nilai-nilai yang terkandung dapat dipahami dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari”.

“Kami, DPRD sangat mengapresiasi Pemko yang selalu aktif melaksanakan kegiatan-kegiatan hari besar keagamaan, hingga tercipta suasana masyarakat yang harmonis dan religius di Pematangsiantar,” sebut Timbul.

Ketua LPTQ Zainal Siahaan senada menyebutkan, MTQN, disamping sebagai ajang kontestasi seni baca tulis dan hafalan kitab suci Alquran, juga memiliki tujuan mulia yang belum banyak dipahami masyarakat. “Tujuan itu yakni memelihara kesucian Alquran dan mengembangkan Syiar Islam serta dapat membawa manfaat demi kemaslahatan umat dalam mengaktualisasikan nilai-nilai dasar Islam secara damai di tengah masyarakat.”

“MTQ Nasional ke-53 tingkat Pematangsiantar tahun 2021 berthema: Dengan Semangat MTQN Kita Implementasikan Nilai-nilai Alquran dalam Memperkuat Iman dan Imunitas dalam Mewujudkan Masyarakat yang Religius dan Sehat. Untuk itu, mari kita vaksin diri kita dengan selalu membaca Alquran dan juga mari kita masker mulut kita dengan banyak berzikir kepada Allah serta kita cuci tangan kita dengan rajin bersedekah dan menjaga serta menjauhi kemaksiatan,” ajak Zainal.

Zainal juga mengharapkan LPTQ Pematangsiantar periode 2021-2026 dapat meningkatkan pembinaan kepada Hafizh dan Hafizhah dan cabang-cabang lainnya dalam membumikan Alquran di Pematangsiantar. “Mudah-mudahan MTQN di Pematangsiantar dapat menghasilkan juara-juara dan bisa mewakili Provsu di tingkat nasional. Untuk itu, mari kita sukseskan bersama-sama MTQN ini.”

Ketua Panitia MTQN ke-53 tingkat Pematangsiantar tahun 2021 Farhan Zamzamy menjelaskan, maksud dan tujuan pelaksanaan MTQN dan Gebyar Lintas Budaya Festival Nasyidaria yakni sebagai sarana untuk memperkuat iman dan takwa, sekaligus sebagai momentum penguatan Syiar Islam sebagai Rahmatan Lil‘aalamiin.

“Kemudian, sebagai momentum untuk memupuk dan menjadi perekat antar umat beragama, khususnya di Pematangsiantar, menjadi wahana mensyiarkan Alquran sebagai bagian dari pengenalan dan Syiar Islam,  menggugah dan membuka hati umat Islam untuk mempelajari Alquran serta sebagai ajang untuk mencari potensi di bidang baca tulis Alquran,” imbuh Farhan.

Farhan menyebutkan MTQN ke-53 dan Gebyar Lintas Budaya Festival Nasyidaria tingkat Pematangsiantar tahun 2021 dilaksanakan pada 24-27 Maret atau bertepatan dengan 10-13 Sya’ban 1442 Hijriyah. “Kegiatan dilaksanakan di lima arena lapangan Haji Adam Malik (mimbar utama) sebagai arena Musabaqah cabang Mujawwad remaja dan dewasa putra/putri serta Nasyidaria, gedung IPHI sebagai arena Musabaqah cabang Tartil Quran dan Mujawwad anak-anak putra/putri, gedung MUI sebagai arena Musabaqah cabang Tahfizhul Quran, gedung serbaguna BP3D Pemko sebagai arena Musabaqah cabang Fahmil dan Syarhil Quran serta Madrasah Masjid Raya sebagai arena Musabaqah cabang Khattil Quran.

Peserta yang mengikuti MTQN sebanyak 348 orang yang berasal dari delapan  kecamatan di Pematangsiantar, sedang untuk Nasyidaria sebanyak 200 orang.

Turut hadir, Ketua TP PKK Ny. Syahputri Hutabarat, Danrem 022/PT diwakili Lettu Irwansyah, Danrindam I/BB diwakili Mayor Heri Siswanto, Kapolres AKBP Boy Sutan Binanga Siregar, Kajari Agustinus Wijono Dososeputro, Dandim 0207/Simalungun diwakili Mayor  Fransisko Sidauruk, Dandenpom I/1 diwakili Kapten CPM Sarwo Edi, Pj Sekda Zulkifli, Kakan Kemenag HM. Hasbi Ketua MUI HM. Ali Lubis, Ketua MUI Kab. Simalungun H. Abdul Halim Lubis, Ketua IPQOH Ustad Rafii Natsir, Ketua DMI H. Natsir Armaya Siregar dan lainnya.(a28/C).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2