Minim Damkar, 8 Rumah Ludes Terbakar Di Langkat Hulu

Minim Damkar, 8 Rumah Ludes Terbakar Di Langkat Hulu

  • Bagikan
Delapan rumah warga di Dusun Uruk Senembah, Desa Kutambaru, ludes dilahap si jago merah. (Waspada/Ria Hamdani)
Delapan rumah warga di Dusun Uruk Senembah, Desa Kutambaru, ludes dilahap si jago merah. (Waspada/Ria Hamdani)

LANGKAT (Waspada): Wilayah Langkat Hulu yang meliputi Kecamatan Selesai, Sei Bingai, Kuala, Salapian, Sirapit, Kutambaru, dan Bahorok, sampai saat ini masih minim armada pemadam kebakaran (Damkar).

Akibat minimnya armada Damkar di wilayah itu, penyelamatan terhadap bencana kebakaran pun sulit dilakukan. Tidak sedikit rumah warga yang terbakar tak terselamatkan hingga ludes.

Seperti yang terjadi pada Selasa (12/10) di Kecamatan Kutambaru. Sebanyak 8 rumah warga, tepatnya di Dusun Uruk Senembah, Desa Kutambaru, Kecamatan Kutambaru, ludes dilahap si jago merah.

Informasi yang diperoleh dari Polsek Salapian, Rabu (13/10), sebelum peristiwa kebakaran ini terjadi, salah satu anak dari penghuni rumah Mai, 10, sedang memasak telur.

Ketika itu, Mai ditinggal sendiri dan orangtuanya pergi ke kebun. Karena lapar, Mai menggoreng telur dan kompor dari tabung gas tersebut meledak. Melihat api yang membesar, Mai lari keluar rumah sembari berteriak “api-api”.

Teriakan Mai didengar warga dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Karena di lokasi sulit air, api yang telah membesar menyambar ke tujuh rumah lainnya.

Kemudian warga memberitahukan kejadian itu kepada Kapospol Maryke Aiptu Warianto dan menghubungi Kapolsek serta Kanit Reskrim. Selanjutnya petugas menuju ke lokasi.

Agar api dapat dipadamkan, Kapolsek Salapian Iptu Sutrisno berkoordinasi dengan pihak Kebun Maryke untuk mendatangkan tangki. Sekira pukul 16:00 api dapat dipadamkan.

Kapolsek Salapian Iptu Sutrisno melalui Kanit Reskrim Iptu Dedi YP Ginting, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. “Total ada 8 rumah. Korban luka maupun jiwa nihil. Dugaan sementara api dari kompor gas” kata Dedi.

Terpisah, Camat Kutambaru Edi Suratman mengatakan, untuk sementara korban tinggal di tempat sanak saudara yang berdekatan. (a34)

  • Bagikan