Waspada
Waspada » Miliki Sabu, IRT Dan Pasiennya Diringkus Polisi
Sumut

Miliki Sabu, IRT Dan Pasiennya Diringkus Polisi

Pelaku HK berikut barang bukti sabu saat berada di ruang periksa Satres Narkoba Polres T. Karo. Waspada/Ist
Pelaku HK berikut barang bukti sabu saat berada di ruang periksa Satres Narkoba Polres T. Karo. Waspada/Ist

TANAH KARO (Waspada): Sindikan peredaran gelap narkoba kembali libatkan seorang ibu rumah tangga (IRT). Selain itu, petugas juga mengamankan seorang pasiennya, berikut barang bukti dari dua lokasi berbeda, Sabtu (17/3).

“Kedua pelaku berhasil kita amankan dari lokasi berbeda berikut barang buktinya,” kata Kapolres T. Karo AKBP Yustinus Setyo Indriyono, SIK melalui Kasatres Narkoba AKP Rasmaju Tarigan kepada Waspada, Selasa (17/3).

Dikatakan Rasmaju, pelaku HK, 30, di KTP penduduk Jl. Pintu Air IV Gg. Bersama, LK XVIII Medan, merupakan seorang ibu rumah tangga yang ditangkap di depan Cafe Rio, Desa. Lau Baleng, Kec. Lau Baleng.

Batang bukti berupa dua paket plastik klip berles merah diduga berisikan sabu berat brutto 1,01 gram, satu bal plastik klip berles merah dalam keadaan kosong, satu dompet warna merah, satu unit timbangan elektrik warna hitam dan uang diduga hasil penjualan sabu Rp240.000.

Dari keterangan HK, tepatnya, petugas kembali mengamankan pelaku GG, 37 penduduk Desa Lau Baleng Kec. Lau Baleng di Jl. Renun, Desa Lau Baleng, Kec. Lau Baleng. Darinya petugas berhasil menyita tiga paket plastik bening berisi diduga sabu dengan berat brutto 0,32 gram, satu kotak rokok dan uang Rp100.000.

Pengungkapan kedua pelaku yang diduga memiliki, menguasai dan mengedarkan sabu berawal dari laporan masyarakat ke Satres Narkoba Polres T. Karo. Berbekal data tim langsung terjun ke lokasi pertama tepatnya depan Kafe Rio.

Dari lokasi itu tim meringkus seorang perempuan yang berstatus IRT. Saat dilakukan penangkapan HK terlihat membuang sebuah dompet warna merah ke arah belakangnya. Ketika dilakukan pengecekan isi dompet diduga sabu.

Selanjutnya, kepada petugas HK mengaku sabu miliknya sudah ada yang dijual kepada pasiennya. Tim langsung gerak cepat memburunya, tepatnya di Jl. Renun Desa Lau Baleng tim meringkus GG.

Kepada petugas GG mengaku narkoba miliknya disimpan di rumahnya dan petugas berhasil menemukan sabu yang dibelinya dari pelaku HK.

Di hadapan petugas, pelaku HK nekad mengedarkan sabu yang dilakoninya sejak November 2019 lalu.

Akibat desakan ekonomi untuk menghidupi kebutuhan sehari-hari dan mendapat keuntungan lebih, pelakupun mengaku merasa terbuai dan menikmati uang haram hasil penjualan narkobanya.

Kedua pelaku beserta barang bukti diboyong ke Komando untuk pemeriksaan secara intensif, jelas Rasmaju.(c10/C)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2