Menyerang Petugas, Dua Bandar Sabu Dilumpuhkan

Menyerang Petugas, Dua Bandar Sabu Dilumpuhkan

  • Bagikan
KEDUA pelaku berikut barang buktinya saat berada di ruang periksa Satres Narkoba Polres T. Karo. Menyerang petugas, dua bandar sabu dilumpuhkan. Waspada/ Ist
KEDUA pelaku berikut barang buktinya saat berada di ruang periksa Satres Narkoba Polres T. Karo. Menyerang petugas, dua bandar sabu dilumpuhkan. Waspada/ Ist

TANAH KARO (Waspada): Menyerang petugas, dua bandar sabu terpaksa dilumpuhkan personel kepolisian dari Tim Sikat Narkoba (TSN) Satres Narkoba Polres T. Karo.

Dua orang diduga bandar narkoba jenis sabu melakukan penyerangan dalam penyergapan di dua lokasi berbeda, hingga mengakibatkan petugas Tim Sikat Narkoba (TSN) Satres Narkoba Polres T. Karo terluka.

Setelah melakukan penyerangan, kedua pelaku akhirnya berhasil dilumpuhkan personel kepolisian, turut diamankan sejumlah barang bukti.

Kapolres T. Karo AKBP Yustinus Setyo Indriyono SIK melalui Kasat Narkoba AKP Ras Maju Tarigan SH kepada Waspada, Senin (3/8) membenarkan pengungkapan kedua bandar sabu dari dua lokasi berbeda.

Dalam penyergapan yang dilakukan saat itu, kedua pelaku melakukan penyerangan hingga mengakibatkan personel terluka dan harus mendapat perawatan, tambah Ras Maju Tarigan.

Kedua pelaku diduga bandar berikut sejumlah barang bukti sabu yang berhasil disergap diantaranya. AS alias Dian, 24, penduduk Desa Adil Makmur, Kec. Simpang Kiri, Kab. Aceh Tamiang Prov. Aceh dan RG, 37, penduduk Desa Nangbelawan Kec. Simpang Empat.

Dari pelaku AS alias Dian, tim berhasil mengamankan barang bukti tiga paket plastik klip berles merah diduga sabu berat bruto 0,58 gram, satu buah plastik bening, satu unit handphone warna putih model lipat berisi percakapan transaksi sabu dan satu unit sepedamotor warna hitam tanpa plat nomor.

Sementara dari pelaku RG, tim berhasil menyita 20 paket plastik klip berles merah diduga berisikan narkoba jenis sabu dengan berat bruto 3,27 gram, satu bal plastik klip berles merah dalam keadaan kosong, satu unit timbangan elektrik merk Constant warna hitam, satu lembar plastik klip berles merah ukuran besar dalam keadaan kosong, uang tunai Rp150 ribu dan satu unit handphone Android berisi percakapan transaksi sabu

Pengungkapan kedua orang diduga bandar sabu yang berhasil diamankan dari dua lokasi berbeda ini, merupakan bentuk kerjasama dengan masyarakat di wilayah hukum Polres T. Karo.

Setiap waktu ketika mendapatkan informasi keberadaan jaringan peredaran gelap narkoba di tempat tinggal masing masing, akan segera dilakukan penindakan secepatnya, kata Ras Maju.

Petugas Terluka

Ditambahkan Ras Maju, sebelumnya menerima informasi ada seorang pria akan melakukan transaksi narkoba tepatnya di pinggir jalan Desa Nangbelawan, Kec. Simpang Empat. Setelah dilakukan pengintaian di lokasi, tim melihat seorang pria dengan ciri-ciri yang diinformasikan.

Setelah dipastikan, tim selanjutnya melakukan penyergapan terhadap pelaku AS alias Dian. Saat akan dilakukan penangkapan, pelaku bukannya koperatif melainkan melakukan perlawanan yang mengakibatkan petugas terluka.

Agar pelaku tidak melakukan tindakannya kembali, dilakukan tindakan tegas dan terukur ke kaki pelaku. Setelah berhasil mengamankan pelaku Dian dan meniyita sejumlah berang buktinya, kepada petugas pelaku Dian mengaku narkoba miliknya diperoleh dari pelaku RG.

Kurang Dari 30 Menit

Kurang dari 30 menit melakukan introgasi terhadap pelaku Dian, tim kembali menyusun formasi dan kembali melakukan penyergapan terhadap pelaku RG yang diduga sebagai bandar sabu di desa itu.

Ketika tim melakukan penyergapan, tim kembali mendapatkan perlawanan dari pelaku RG hingga akhirnya petugas harus melumpuhkan pelaku.

Selanjutnya kedua pelaku dibawa ke RSUD Kabanjahe untuk mendapatkan perawatan medis. Setelah ditangani pihak medis dan kedua pelaku dinyatakan aman atas luka tembak oleh petugas, kedua pelaku berikut sejumlah barang buktinya langsung kita amankan ke Satres Narkoba Polres T. Karo guna dilakukan pemeriksaan secara intensif, jelas Ras Maju.(c02/C)

  • Bagikan