Waspada
Waspada » Menteri Investasi/BKPM Dorong Percepatan Pengembangan KEK Sei Mangkei
Ekonomi Sumut

Menteri Investasi/BKPM Dorong Percepatan Pengembangan KEK Sei Mangkei

Menteri Investasi/BKPM Bahil Lahadalia didampingi Bupati dan Wabup Simalungun sedang menyaksikan maket pembangunan dan perkembangan KEK Sei Mangkei, Jumat (30/4).Waspada/Ist
Menteri Investasi/BKPM Bahil Lahadalia didampingi Bupati dan Wabup Simalungun sedang menyaksikan maket pembangunan dan perkembangan KEK Sei Mangkei, Jumat (30/4).Waspada/Ist

 

SIMALUNGUN (Waspada): Pemerintah pusat dalam hal ini Menteri Investasi/Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM) mendorong upaya percepatan pembangunan dan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun.

Menteri Investasi/BKPM, Bahil Lahadalia, sewaktu berkunjung ke KEK Sei Mangkei, Jumat (30/4), mengatakan bahwa kunjungannya adalah perintah Presiden Jokowi untuk mendorong percepatan pembangunan dan pengembangan kawasan ekonomi dan industri yang ada di berbagai daerah, termasuk KEK Sei Mangkei di Kabupaten Simalungun.

“Ini kunjungan pertama saya setelah dilantik menjadi Menteri Investasi dan BKPM oleh Presiden, dan diarahkan untuk segera meninjau kawasan-kawasan ekonomi dan industri yang bisa dikembangkan dalam rangka memfasilitasi investor,” kata Bahil.

Dia juga mengatakan ingin melihat langsung dari dekat, sehingga tahu apa yang harus diperbuat dan diperbaiki dalam rangka mempercepat tenant-tenant di KEK Sei Mangkei agar segera terisi.

“Ini kawasan ekonomi yang cukup luas. Namun masih lima tenant yang belum terisi. Oleh karena itu berikan kami waktu untuk memikirkan langkah strategis dalam meningkatkan perkembangan di kawasan ini. Jadi saya datang di kawasan ini untuk melihat persoalan apa dan apa yang cocok di sini,” tegasnya.

Menurut menteri yang baru dilantik Rabu (28/4/2021) lalu itu, dia menginginkan perputaran ekonomi di Simalungun berjalan dengan baik dan satu-satunya jalan adalah dengan investasi.

“Mencipta lapangan kerja hanya dengan investasi sehingga ekonomi bisa tumbuh,” jelas Bahil lagi.

Di sisi lain, Menteri Investasi/BKPM itu juga mengingatkan Pemkab Simalungun dan Pemprovsu untuk memfasilitasi para investor agar mereka lebih nyaman berinvestasi di kawasan industri Sei Mangkei.

“Jangan lagi ada mau ngurus izin dipersulit. Kita harus memberikan iklim yang baik. Tapi pengusahanya juga baik dan mengikuti aturan. Harapan kita adalah pemerintahnya bagus, pengusahanya bagus, rakyatnya bagus sehingga daerahnya tumbuh,” pungkas menteri.

Bupati dan Wabup Simalungun sematkan Hiou Pamotting (kain adat Simalungun) kepada Menteri Investasi/BKPM, Bahil Lahadalia saat berkunjung di KEK Sei Mangkei, Jumat (30/4). Waspada/Ist
Bupati dan Wabup Simalungun sematkan Hiou Pamotting (kain adat Simalungun) kepada Menteri Investasi/BKPM, Bahil Lahadalia saat berkunjung di KEK Sei Mangkei, Jumat (30/4). Waspada/Ist

Kedatangan Menteri Investasi/BKPM, Bahil Lahadalia, disambut hangat Bupati dan Wakil Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga, dan H Zonny Waldi, serta Ketua DPRD Simalungun Timbul Jaya Sibarani.

Pada kesempatan itu Menteri Bahil Lahadalia disematkan Hiou Pamotting (kain adat Simalungun) serta disambut tor-tor sombah.

Secara khusus, Bupati Simalungun menyampaikan terima kasih atas kedatangan Menteri. Bupati yang belum genap seminggu bertugas itu berharap dengan hadirnya menteri Investasi tersebut akan membawa kemajuan bagi kawasan KEK Sei Mangkei dan kemajuan bagi Kabupaten Simalungun.

“Kami akan menyiapkan putra-putri dari Kabupaten Simalungun yang siap kerja, yang mempunyai keahlian sehingga dapat bekerja di kawasan Sei Mangke ini. Ke depan kita juga siapkan sarana Balai Latihan Kerja (BLK) dalam mempersiapkan putra-putri Simalungun bersaing di dunia kerja,” ujar Radiapoh.(a27)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2