Waspada
Waspada » Menjelang Idulfitri Stok Beras Asahan Aman
Ekonomi Sumut

Menjelang Idulfitri Stok Beras Asahan Aman

Bupati Asahan Surya saat memeriksa kualitas cadangan beras yang disimpan di Gudang Bulog Kisaran. Waspada/Sapriadi
Bupati Asahan Surya saat memeriksa kualitas cadangan beras yang disimpan di Gudang Bulog Kisaran. Waspada/Sapriadi

KISARAN (Waspada): Menjelang Idulfitri 1442 H/2021, stok beras di Kab Asahan dipastikan aman hingga tiga bulan, sedangkan harga kebutuhan Sembako masih stabil.

Kepala Perum Bulog Kisaran Bahtera Pinem, saat menerima Sidak Bupati Asahan Surya bersama Forkopimda, Rabu (5/5/2021), menjelaskan untuk cadangan beras di Asahan dipastikan aman hingga tiga bulan ke depan, dengan stok 1.200 -1.300 Ton, meskipun bila terjadi bencana. Selain itu untuk membantu masyarakat menjelang lebaran, Bulog melakukan pasar murah untuk masyarakat.

“Cadangan beras di Bulog Kisaran cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan, dengan kualitas premium dan dan medium,” jelas Bahtera.

Sedangkan Bupati Asahan Surya setelah Sidak ke Pasar Kartini, Diponegoro, dan gudang penyimpanan beras Perum Bulog Kisaran, serta kilang padi di wilayah Kisaran, Rabu (5/5/2021), ditemui Waspada.id, menuturkan bahwa Sidak ke pasar, selain untuk melihat harga, dan bertemu dengan para pedagang, untuk melihat penerapan prokes, terutama menggunakan masker.

“Alhamdulillah, semua pedagang taat dengan Prokes dengan memakai masker,” jelas Surya.

Selain itu, kata Surya, untuk harga Sembako masih stabil seperti beras kelas premium harga eceran tertinggi Rp12.500 per kilogram, sedangkan beras kelas medium harga eceran tertinggi masih Rp10 ribu per kilogram. Sama halnya dengan gula putih Rp12.500 per kilogram, dan minyak goreng curah Rp14 ribu per kilogram, dan diharapkan harga itu bisa bertahan hingga lebaran nanti, sehingga masyarakat tidak terbebani.

“Untuk harga Sembako di Asahan masih stabil,” jelas Surya.(a19/a20)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2