Waspada
Waspada » Meninggal Saat Pangkas Rambut
Headlines Sumut

Meninggal Saat Pangkas Rambut

Jenazah Deny Siregar, 58, dinaikkan ke dalam ambulance setelah meninggal mendadak saat pangkas rambut di salah satu tukang pangkas rambut di Jl. Vihara, Kel. Simalungun, Kec. Siantar Selatan, Kota Pematangsiantar, Selasa (5/1) menjelang siang. Meninggal Saat Pangkas Rambut. Waspada/Edoard Sinaga
Jenazah Deny Siregar, 58, dinaikkan ke dalam ambulance setelah meninggal mendadak saat pangkas rambut di salah satu tukang pangkas rambut di Jl. Vihara, Kel. Simalungun, Kec. Siantar Selatan, Kota Pematangsiantar, Selasa (5/1) menjelang siang. Meninggal Saat Pangkas Rambut. Waspada/Edoard Sinaga

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Seorang pria, Deny Siregar, 58, tukang parkir, warga Jl. Narumonda Bawah, Gg. Kol, Kel. Kebun Sayur, Kec. Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, tiba-tiba meninggal saat pangkas rambut di salah satu tukang pangkas rambut.

Warga terlihat memenuhi jalan setelah mendengar seorang tukang parkir Deny Siregar, 58, tiba-tiba meninggal ketika rambutnya dipangkas di salah satu tukang pangkas di Jl. Vihara, Kel. Simalungun, Kec. Siantar Selatan, Kota Pematangsiantar, Selasa (5/1) menjelang siang. Meninggal Saat Pangkas Rambut. Waspada/Edoard Sinaga
Warga terlihat memenuhi jalan setelah mendengar seorang tukang parkir Deny Siregar, 58, tiba-tiba meninggal ketika rambutnya dipangkas di salah satu tukang pangkas di Jl. Vihara, Kel. Simalungun, Kec. Siantar Selatan, Kota Pematangsiantar, Selasa (5/1) menjelang siang. Meninggal Saat Pangkas Rambut. Waspada/Edoard Sinaga

Meninggalnya tukang parkir itu langsung membuat heboh warga sekitar dan yang melintas serta memenuhi lokasi di sekitar lokasi tukang pangkas, Jl Vihara, Kel. Simalungun, Kec. Siantar Selatan pada Selasa (5/1) menjelang siang, apalagi setelah datangnya keluarga Deny yang berteriak-teriak memanggil bapak sambil menangis.

Menurut tukang pangkas rambut Haris Gulo, 20, sebelum dipangkas, Deny sempat ikut antri dengan yang lainnya. “Ketika tiba gilirannya dipangkas, bapak itu meminta rambutnya dipotong model cepak.”

Namun, ketika rambutnya mulai dipangkas, Deny sempat batuk-batuk dan tubuhnya tidak bergerak lagi. “Kami pikir pingsan, rupanya sudah meninggal.”

Haris menambahkan Deny bukan pertama kali pangkas rambut di tempat Haris memangkas rambut. “Sudah tiga kali bapak itu datang ke sini untuk memangkas rambut.”

Saksi mata Boru Manurung membenarkan Deny selama ini tukang parkir kenderaan di sekitar Jl. Vihara itu.

Pihak Polsek Siantar Timur, Polres Kota Pematangsiantar segera tiba di lokasi meninggalnya Deny setelah mendapat informasi tentang kejadian itu.

Jenazah Deny segera dievakuasi, namun jenazah Deny tidak dibawa ke rumah sakit untuk keperluan visum, tapi langsung dibawa ke tempat tinggalnya.

Kanit Reskrim Polsek Siantar Selatan Ipda RB. Simangunsong  menyebutkan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh Deny dan tidak ada kecurigaan dari pihak keluarga atas kematian Deny. “Jadi, jenazah Deny tidak diotopsi sesuai permohonan pihak keluarga, hingga langsung dibawa pulang ke rumahnya.”

Menurut pihak keluarga, Deny selama ini sudah mengidap penyakit jantung dan kamatiannya diduga akibat penyakit jantung yang diidap Deny.(a28/C).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2