Waspada
Waspada » Meninggal Di RSUD, Warga Batangkuis Dikuburkan Secara Protokol Covid-19
Headlines Sumut

Meninggal Di RSUD, Warga Batangkuis Dikuburkan Secara Protokol Covid-19

PETUGAS dengan memakai APD lengkap dibantu masyarakat bersiap mengeluarkan Darwis Tarigan dari dalam mobil ambulans milik RSUD Deliserdang untuk dikuburkan di TPU Desa Sei Tuan, Kecamatan Pantai Labu, Rabu (14/10). Meninggal di RSUD, warga Batangkuis dikuburkan secara Protokol Covid-19. Waspada/Khairul K Siregar
PETUGAS dengan memakai APD lengkap dibantu masyarakat bersiap mengeluarkan Darwis Tarigan dari dalam mobil ambulans milik RSUD Deliserdang untuk dikuburkan di TPU Desa Sei Tuan, Kecamatan Pantai Labu, Rabu (14/10). Meninggal di RSUD, warga Batangkuis dikuburkan secara Protokol Covid-19. Waspada/Khairul K Siregar

BATANGKUIS (Waspada): Meninggal di RSUD Deliserdang, seorang warga Desa Sugiharjo, Kecamatan Batangkuis dikuburkan secara protokol Covid-19 di TPU Desa Sei Tuan, Kecamatan Pantai Labu, Rabu (14/10).

Informasi diperoleh, warga yang meninggal dunia di RSUD Deliserdang itu atas nama Darwis Tarigan, 61, warga Dusun IV, Desa Sugiharjo, Kecamatan Batangkuis. Sebelum meninggal dunia, Darwis sempat menjalani perawatan karena suatu penyakit yang dideritanya.

“Abang saya yang meninggal dunia ini kembar yaitu Darwis Tarigan dan Darman Tarigan. Darman Tarigan saat ini juga mengalami stroke dan berdiam di rumah. Dapat kami pastikan Abang kami yang meninggal dunia ini tidak Covid-19 seperti yang diisukan tetapi karena memang menderita suatu penyakit yang sudah lama diidapnya,” terang Maria Tarigan, adik kandung Darwis Tarigan.

Maria dan keluarganya saat itu mengaku kecewa dengan ulah salah seorang oknum mengaku wartawan di mana sebelum mayat Darwis Tarigan dikebumikan, oknum tersebut menghentikan mobil ambulans di tengah jalan sembari meminta penjelasan tentang penyakit yang diderita Darwis kepada petugas yang membawanya.

“Bagaimana tidak kecewa, di tengah kami ditimpa musibah dan belum lagi Abang kami dikebumikan, tiba-tiba oknum yang mengaku wartawan itu menyetop mobil ambulans milik RSUD Deliserdang yang membawa Abang kami. Kalau mau tanya itu harusnya setelah Abang kami dikuburkan,” kesal Maria. Ketika ditanya penyakit apa yang diderita Abangnya, Maria tidak mau mengatakannya.

Sementara itu, Kepala Desa Sugiharjo, Kecamatan Batangkuis, Burhanuddin, memastikan bahwa meninggalnya Darwis Tarigan bukan karena Covid-19 sebab tidak ada keterangan apapun dari pihak RSUD.

“Tidak ada keterangan apapun dari pihak RSUD Deliserdang yang menyatakan warga saya ini meninggal karena Covid-19, hanya saja memang salah seorang kemanakan mereka ada menandatangani surat pernyataan protokol Covid-19 yang isinya antara lain, jika terjadi sesuatu terhadap Darwis Tarigan maka jenazahnya tidak boleh dibawa pulang ke rumah dan setuju pasien dikebumikan secara protokol Covid-19. Selain itu petugas juga meminta tandatangan saya yang menerangkan domisili bahwa Darwis Tarigan warga Dusun IV Desa Sugiharjo Kecamatan Batangkuis,” jelas Burhanuddin usai menyaksikan pemakaman Darwis Tarigan. (a14/B)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2